Padahal pada tahun lalu, PT Saratoga mencatat kerugian sebesar Rp1,58 triliun.

PT Saratoga Investama Sedayu Tbk. mencatatkan keuntungan bersih sepanjang semester I 2019 sebesar Rp3,1 triliun. Laba ini diraih perusahaan milik mantan calon wakil presiden Sandiaga Uno itu berkat pendapatan investasi sebesar Rp 2 triliun.

Presiden Direktur Saratoga Michael W.P. Soeryadjaya mengatakan nilai tersebut berdasarkan pada perhitungan mark-to-market investasi.

"Penguatan saham perusahaan investee pada semester pertama 2019 membuktikan bahwa portofolio investasi Saratoga memiliki fundamental yang positif dan prospek bisnis jangka panjang," kata Michael dalam keterangan tertulis.

Hingga akhir semester I 2019, perusahaan dengan emiten SRTG itu mencatat pendapatan dividen Rp1,605 triliun. Angka ini tumbuh sekitar Rp630,8 miliar secara year on year. Tahun lalu, perusahaan mencatat kerugian sebesar Rp1,58 triliun.

Michael menjelaskan, saat ini investasi Saratoga berfokus pada tiga sektor utama. Di antaranya sumber daya alam, infrastruktur, dan konsumen yang mencakup lebih dari 20 perusahaan.

Dia optimistis tren pembukuan perusahaannya bergerak positif seiring dengan prediksi prospek jangka panjang ekonomi nasional. Setelah pemilu kelar, kata dia, iklim investasi dan ekonomi Indonesia akan terus berkembang.

Direktur Investasi Saratoga Devin Wirawan menyebut Saratoga akan memperluas portofolio investasinya, baik dalam proyek investasi baru dan perusahaan yang telah memasuki fase pertumbuhan. "Rencana strategis Saratoga di antaranya membantu proses pelaksanaan pendanaan MDKA (PT Merdeka Copper Gold Tbk) untuk melanjutkan pengembangan tambang emas dan mineral di Banyuwangi.

Pendanaan terhadap MDKA dilakukan melalui penerbitan saham baru berjumlah 215 juta lembar. Per lembar saham dijual Rp 3.980 dan telah diselesaikan pada 18 Juli 2019.

Sementara itu, di sisi konsumen, perusahaan yang sebagian sahamnya dimiliki Sandiaga Uno ini bakal mendukung ekspansi PT Famon Awal Bros Sedaya (FABS), Grup Rumah Sakit Awal Bros. FABS akan meluncurkan Rumah Sakit baru di Bekasi Utara. Rumah sakit tersebut akan menjadi rumah sakit kedelapan di bawah bendera FABS.