Budi Gunawan alias BG pernah menjadi calon tunggal kapolri, namun dia tak kunjung dilantik Presiden Joko Widodo

Nama Budi Gunawan mencuat dalam dua pertemuan penting. Pria yang akrab disapa BG itu berada di balik pertemuan Presiden Joko Widodo dan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto, serta Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Prabowo.

Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menyebut BG, sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) bertanggung jawab menjaga kondusivitas negara pasca Pemilu. Sehingga, kehadirannya memang sangat penting.

“Sejak awal kan namanya seluruh badan-badan negara itu juga punya tanggung jawab pasca pemilu untuk membangun semua suasana kondusif,” ujar Hasto.

Hasto menyebut pada dasarnya menjaga keutuhan bangsa menjadi tanggung jawab semua pihak. Terlebih, posisi BG sebagai pimpinan lembaga yang berkaitan dengan keamanan.

Siapa Budi Gunawan alias BG?

Nama Budi Gunawan pertama kali mencuat saat Jokowi naik menjadi presiden menggantikan Susilo Bambang Yudhoyono pada 2014. Beberapa bulan setelah menjabat sebagai presiden, Jokowi mengajukan BG sebagai calon kapolri untuk menggantikan Jenderal Sutarman.

Saat itu BG menjadi calon tunggal Kapolri. Namun ada persoalan muncul saat KPK yang waktu itu dikomandoi Abraham Samad menetapkan BG sebagai tersangka korupsi.

Meski menyandang status tersangka, BG lolos dari uji kelayakan di DPR dan terpilih menjadi Kapolri. Meski demikian, Jokowi tidak berani melantik BG sebagai orang nomor satu polisi.

Akhirnya Jokowi memilih Badrodin Haiti sebagai Kapolri. Sementara BG menjadi wakilnya. Jabatan ini berlanjut saat Jenderal Tito Karnavian menjabat sebagai Kapolri.

Setelah menduduki kursi wakapolri selama lebih dari satu tahun, BG lantas diangkat Jokowi untuk menjadi Kepala Badan Intelijen Negara. Jabatan itu dia emban sampai kini.

BG sendiri pernah menjadi ajudan Megawati Soekarnoputri saat menjabat presiden periode 2001-2004. Kemudian dia dipromosikan untuk naik pangkat menjadi brigadir jenderal, jenderal termuda pada 2004-2006, dengan jabatan Kepala Biro Pembinaan Karyawan Polri.

Pria kelahiran Surakarta, 11 Desember 1959 ini juga pernah menjadi Kaselapa Lemdiklat, lalu menjadi Kapolda Jambi, Kadiv Binkum Polri, Kadiv Propam Polri, dan Kapolda Bali.

Hingga pada tahun 2012, Budi Gunawan terus menanjak, ia didapuk sebagai orang nomor satu di Lemdikpol menggantikan Komjen. Pol Drs. Oegroseno

KELUARGA      
Istri  : Susilowati Rahayu

PENDIDIKAN
Akademi Kepolisian (1983)
Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK)
Sekolah Staff dan Pimpinan Polri (Sespim)
Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas)

KARIER
Ajudan Presiden RI Megawati Soekarnoputri (2001-2004)
Karobinkar SSDM Polri (2004-2006)
Kaselapa Lemdiklat Polri (2006-2008)
Kapolda Jambi (2008-2009)
Kadiv Binkum Polri (2009-2010)
Kadiv Propam Polri (2010-2012)
Kapolda Bali (2012)
Kalemdiklat Polri (2012-2014)
Wakapolri (2015-2016(
Kepala Badan Intelijen Negara (2016-sekarang)
Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (2017-2022)