Anak-anak biasanya menyukai hadiah mainan dari paket Happy Meal McDonald's. Namun, hal tersebut tidak berlaku bagi Jacob Douglas.

Bocah berusia delapan tahun asal Basildon, Essex, Inggris itu justru meminta restoran cepat saji tersebut berhenti memberikan hadiah mainan dalam paket Happy Meal-nya. Hal itu pun ditulis dalam surat terbuka kepada McDonalds.

"Kepada staf McDonald's yang terhormat, bisakah Anda berhenti memasukkan mainan ke dalam Happy Meal? Saya akan sangat senang," tulis bocah itu seperti dikutip dari The Independent.

Jacob mengaku khawatir dengan meningkatnya jumlah sampah plastik yang dapat merusak lingkungan. "Mainan itu terbuat dari plastik dan itu akan mempengaruhi dunia di sekitar kita. Itu membunuh banyak binatang," tulis Jacob.

Orangtua Jacob, Kirsty Douglas (33), menerangkan bahwa putranya telah mulai menunjukkan sikap peduli terhadap lingkungan dalam beberapa waktu belakangan.

"Jacob menyukai binatang, termasuk beruang kutub, dan kami telah melakukan beberapa hal seperti mengganti sabun mandi, dan dia berpikir tentang apa lagi hal yang bisa dia lakukan."

"Dia kemudian berpikir untuk berhubungan dengan McDonald's karena mereka merupakan sebuah perusahaan besar yang bisa membuat perbedaan," ujar ibu bocah itu.

"Kami berharap dengan membuat surat terbuka itu akan membuat lebih banyak orang yang sadar lingkungan dan mendorong orang lain untuk melakukan hal serupa," tambahnya.

Menanggapi surat itu, seorang juru bicara McDonald's mengatakan, perusahaannya sangat terkesan dengan semangat yang ditunjukkan Jacob dalam melindungi lingkungan.

Dia menambahkan bahwa pihak restoran cepat saji itu juga akan melakukan bagiannya dalam melindungi lingkungan demi generasi masa depan.

"Untuk mainan Happy Meal, kami bangga bahwa restoran kami adalah tempat yang kerap dikunjungi keluarga yang ingin makan, dan Happy Meal adalah bagian dari kenikmatan bagi pelanggan."

"Namun, kami sepenuhnya memahami bahwa Jacob ingin agar kami berpikir untuk menggunakan bahan yang berbeda untuk mainan kami."

"Dan McDonald's sedang mencari alternatif yang akan tetap membuat Happy Meal kami menyenangkan tanpa menimbulkan kerusakan terhadap lingkungan," tulis pernyataan mereka.

Juru bicara itu mengatakan bahwa perusahaan akan mulai menawarkan pelanggan lebih banyak buku, permainan papan, dan mainan lunak dalam paket Happy Meal yang akan mengurangi hampir 60 persen mainan plastik yang diberikan.

Sebelumnya pada awal tahun ini, McDonald's telah mengumumkan rencana menghilangkan tutup plastik dari es krim dan mangkuk plastik sekali pakai dari salad.

Jacob juga bukan anak pertama yang mengkritik raksasa restoran cepat saji. Bulan lalu, dua anak sekolah telah membuat petisi untuk McDonald's dan Burger King untuk menghapus hadiah mainan plastik dari menu anak-anak.

Dua gadis kecil bersaudara, Ella dan Caitlin McEwan, telah mengumpulkan hampir 400.000 tanda tangan pada petisi di laman change.org mereka.