Jangan sampai di saat maskapai penerbangan murah menurunkan tarif, justru AirAsia malah menaikkan tarifnya.

Pemerintah resmi menurunkan tarif tiket pesawat berbiaya murah alias Low Cost Carrier (LCC) sebesar 50 persen dari Tarif Batas Atas (TBA). Ketentuan ini hanya berlaku untuk dua maskapai saja yakni Lion Air dan Citilink.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menegaskan, aturan itu tidak berlaku untuk maskapai AirAsia. Sebab, harga tiket maskapai asal Malaysia itu sudah berada di bawah 50 persen dari TBA.

"Dia memang flight-nya tidak sebanyak Citilink maupun Lion. Tapi dia itu sudah di bawah 50 persen," kata Darmin di Kementerian Perekonomian, Jakarta.

Meskipun begitu lanjut Darmin, pemerintah akan tetap mengawasi AirAsia. Jangan sampai di saat maskapai penerbangan murah menurunkan tarif, justru AirAsia malah menaikkan tarifnya.

"Kita cuma bilang, 'you jangan mentokkan ke 50 persen loh'. Karena you sudah di bawah itu. Nanti jangan gara- gara ini 'ah aku ambil 50 persen saja sekalian sekarang'. Kita udah ingatkan itu. 'You harus sudah seperti yang sudah-sudah'," jelasnya.

Sementera itu, Semenko Perekonomian Susiwijono menjelaskan bahwa AirAsia sempat dilibatkan dalam beberapa kali rapat. Namun karena kebijakan ini hanya untuk jadwal penerbangan tertentu, pemerintah pun mengurungkan niatnya untuk meminta AirAsia mendiskon 50 persen tiketnya

"AirAsia sudah kita undang di rapat teknis, namun karena kebijakan ini kan sebenarnya lebih untuk menurunkan penerbangan jadwal tertentu sampai 50 persen, itu yang terkena hanya Citilink dan Lion. Tapi AirAsia di rapat teknis kita libatkan semua," kata Susi.

Direktur Utama AirAsia Indonesia Dendy Kurniawan mengaku tiket yang diterapkan maskapainya sejauh ini memang sudah murah. Kondisi ini juga sempat disampaikan kepada Kemenko Perekonomian.

"Nah itu yang tadi sudah saya sampaikan kan kita diminta 50 persen dibawah TBA di jam- jam tertentu, hari tertentu. Kami sudah sampaikan data-datanya juga,” kata Dendy

"Seperti yang sudah disampiakan pejabat Kemenko Perekonomian kalau yang lain diminta 50 persen di bawah TBA kita mah sudah rata-rata di bawah 38 persen. Tanpa diminta pun kita sudah murah," imbuhnya.