Kinerja perekonomian Inggris bisa terjerumus dalam situasi sulit yang sangat serius dalam waktu dekat akibat Brexit.

Hasil survey terkait dengan imbas keluarnya Inggris dari Uni Eropa, nampaknya masih akan semakin mendung.  Setelah beberapa pekan lalu serangkaian survey menunjukkan pandangan murung dari sejumlah kalangan usaha di Inggris, sebuah survey terkini yang dihelat oleh perusahaan keuangan terkemuka nampaknya akan semakin menyuramkan prospek perekonomian Inggris.

Adalah Deloitte, nama perusahaan penasehat keuangan terkemuka Eropa itu yang menyelenggarakan survey pada akhir Juni lalu. Hasil survey yang menyasar  sejumlah pimpinan keuangan sejumlah perusahaan terkemuka di Inggris itu menunjukkan, langkah dan sikap pesimis yang serius.   Secara rinci survey menunjukkan, 83% para pimpinan keuangan atau CFO sejumlah perusahaan terkemuka itu yang menilai bahwa keluarnya Inggris dari Uni Eropa yang sering disebut Brexit sebagai akan memukul iklim investasi di Inggris dalam jangka panjang.

Sementara pada sisi lainnya, hanya 4% dari CFO tersebut yang menilai prospek perekonomian Inggiris akan baik dengan Brexit.  Hasil survey ini sekaligus menegaskan bahwa  tingkat optimisme pelaku bisnis di Inggris yang telah mencapai titik terendah sejak pecahnya krisis finansial global pada tahun 2008 lalu.  Survey juga menyebutkan,  pemangkasan tenaga kerja yang akhirnya harus dilakukan oleh sejumlah besar perusahaan akibat Brexit, dan pemangkasan lebih lanjut  diyakini masih akan terjadi hingga tiga tahun ke depan.  Lebih jauh, sekitar 47% CFO memperkirakan akan mengurangi belanja modal terkait dengan Brexit.

Hasil survey ini seakan semakin melengkapi peringatan keras dari Gubernur Bank Sentral Inggris sebelumnya yang menekankan bahwa Brexit tanpa kesepakatan akan  semakin memantik risiko parah bagi perekonomian Inggris  terlebih di tengah pecahnya perang dagang akhir-akhir ini.

Serangkaian hasi survey tersebut mencerminkan prospek yang sangat muram perekonomian Inggris  akibat dari Brexit dalam waktu dekat. Namun hal pahit tersebut masih belum berhenti,  sejumlah kabar terkait sebelumnya menyebutkan, bila pun Brexit tanpa kesepakatan bisa dihindari, imbas Brexit tetap akan memukul perekonomian Inggris, di mana investasi diperkirakan akan turun 1,3% untuk tahun ini.

Kinerja perekonomian Inggris diperkirakan hanya akan mampu mencapai pertumbuhan  mini sebesar 1,4% untuk tahun ini, dan tumbuh 1,5% di tahun depan.