Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, mengharapkan adanya dukungan dari seluruh elemen masyarakat di Babel, untuk turut mensukseskan pelaksanakan Festival Sinergi Aksi Informasi dan Komunikasi Publik (SAIK) pada 28 September hingga 1 November 2019, di Alun alun Taman Merdeka, Kota Pangkalpinang.

Hal itu, diungkapkan Gubernur dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pelaksanaan SAIK yang diselenggarakan di Ruang Tanjung Pendam Lantai II Kantor Gubernur, di Air Itam, Pangkalpinang, Kamis (4/7/2019) sore.

Dalam Rakor yang diikuti para Pejabat di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel, Inspektur Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo),  Doddy Setiadi, perwakilan Bupati dan Walikota yang ada di Pulau Bangka, Pimpinan PT Angkasa Pura, dan instansi terkait lainnya itu, Gubernur Erzaldi meminta agar pihak-pihak terkait, khususnya pihak  penerbangan, agar dapat mengakomodir penerbangan yang akan dilakukan, mengingat beberapa event sebelumnya banyak peserta terkendala dengan penerbangan yang akan mereka lakukan.

Apalagi, kata Gubernur, pada Festival SAIK tingkat nasional ini, ribuan peserta dan tamu undangan dari seluruh Indonesia akan hadir di Babel.

Ucapan terima kasih disampaikan Gubernur Erzaldi Rosman, atas kepercayaan Pemerintah Pusat kepada Pemprov Babel sebagai tuan rumah penyelenggaraan Festival SAIK tahun 2019.

“Kami bersyukur diadakannya Festival Sinergi Aksi Informasi dan Komunikasi Publik di Bangka Belitung ini,” ujar Erzaldi.

Di kesempatan sama, Inspektur Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo),  Doddy Setiadi, mengungkapkan, lokasi penyelenggaraan Festival SAIK Tahun 2019 yang akan dilaksanakan di Alun Alun Taman Merdeka sudah representatif dan berada di Tengah Kota.

“Rencana penyelenggaran Festival SAIK dari segi substansi tidak ada masalah, dan lokasi penyelenggaraan berada di tengah kota,“ tegas Doddy.

Untuk itu, Doddy mengharapkan, dengan jumlah ribuan peserta yang akan hadir, adanya pengaturan yang lebih mendalam, terkait dengan  pengaturan para peserta yang ikut Festival melalui jalur udara,  sehingga tidak menimbulkan kendala dalam transportasi udara dari daerah lain menuju ke Pangkalpinang, dengan mengagendakan kegiatan tidak secara serentak.

Kegiatan nasional tersebut, akan mengusung tema "Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan NKRI Pasca Pemilu 2019", dengan rangkaian kegiatan diantaranya pameran kehumasan, festival media tradisional seluruh Indonesia, Seminar Nasional serta Anugerah Media Kehumasan.