Diskusi antara Trump dengan Cook terjadi beberapa jam lalu di Gedung Putih, Kamis (13/6).

Sebuah kabar terkini  dari Gedung Putih menyebutkan, Presiden ASDonald Trump yang melakukan diskusi dengan pimpinan perusahaan raksasa teknologi asal AS, Apple Inc., Tim Cook.  Sejumlah kabar yang beredar menyebutkan, diskusi dua tokoh penting tersebut menyangkut masalah  perdagangan, investasi AS, serta soal imigrasi dan privasi.

Pembicaraan yang dilakukan di Gedung Putih tersebut berlangsung pada Kamis (13/6) waktu setempat atau beberapa jam lalu.  Penasehat Trump yang sekaligus juga putrinya, Ivanka disebutkan turut hadir dalam diskusi tersebut.  Sejumlah laporan terkait sebelumnya menyatakan, Cook yang telah cukup sering bertandang ke  Gedung Putih sejak Presiden Trump berkuasa.  Kedatangan Cook terutama  ditujukan memberikan masukan penting terhadap sejumlah hal, terutama bisnis dan teknologi.

Namun sebagaimana diketahui bersama, kebijakan keras Trump pada Huawei dan openaikkan tarif masuk atas produk asal China akhir-akhir ini telah membuat posisi Apple yang dipimpin Cook berada dalam bahaya serius. Serangkaian laporan terkini bahkan menyebutkan, rencana Apple yang akan memindahkan basis produksinya ke luar China guna menghindari penaikan tarif masuk yang diberlakukan Trump.

Sementara pada sisi lainnya, Apple juga telah terlanjur menjadikan pasar China yang sangat besar sebagai salah satu kontributor penjualan terpentingnya dalam beberapa tahun terakhir.  Pergelaran diskusi Trump-Cook yang terjadi menjelang rencana pertemuan Trump-Xi di sela-sela KTT G-20, disebutkan juga menyinggung soal kemungkinan Trump untuk segera menaikkan  tarif masuk atas produk asal China lainnya yang senilai $325 miliar.

Selain  serangkaian masalah tersebut, sesi  pembicaraan Trump-Cook  kali ini  terjadi di tengah upaya otoritas AS untuk menyelidiki pelanggaran anti trust terhadap sejumlah perusahaan teknologi besar di mana Apple menjadi salah satu targetnya.  Namun dalam sejumlah kesempatan, Cook berdaluh bahwa Apple tidaklah terlalu besar dan menguasai pangsa pasar yang moderat.

Apa pun hasil pembicaraan Trump-Cook, investor tetap saja masih harus menarahkan perhatiannya pada rencana pertemuan Trump-Xi di sela-sela KTT G-20 mendatang. Namun respon Beijing yang hingga kini masih terlihat dingin dalam menyambut tawaran pertemuan dari Washington tersebut, sepertinya mengisyaratkan  kemungkinan besar gagalnya AS-China meraih kesepakatan dagang untuk kemudian langkah lebih keras dari Trump terhadap China  segera terealisir.