Penurunan IHSG terlihat semakin dalam di sesi sore setelah bursa Asia dengan seragam menginjak zona merah.

Belum terlalu beranjaknya sentimen yang hinggap di pasar terlihat membuat gerak indeks masih cenderung terjebak di rentang yang sempit. Hingga sesi perdagangan ditutup  hari ini, Rabu (12/6),  gerak indeks terlihat berada di zona merah, termasuk  indeks harga saham gabungan (IHSG) di bursa saham Indonesia.

IHSG terlihat konsisten menapak zona pelemahan di sepanjang sesi perdagangan kali ini untuk akhirnya terhenti dengan merosot 0,47%  di posisi  6.276,18.  Pantauan dari sesi perdagangan di bursa Asia menunjukkan, gerak turun indeks yang  akhirnya  merata hingga sesi perdagangan berakhir.

Investor di Asia sesungguhnya terlihat masih berupaya untuk bertahan dengan sikap optimisnya, namun serangkaian sentimen terkini yang hadir terlihat tidak cukup mampu untuk menahan tekanan jual yang terjadi.  Seperti diwartakan sebelumnya,  secara  umum  investor yang masih mengandalkan sentimen di sesi perdagangan sebelumnya, di mana telah membuat indeks Wall Street  berakhir dengan penurunan tipis.  Sentimen tambahan terkini hanya datang dari Presiden AS Donald Trump yang menilai kuatnya nilai tukar Dolas AS telah membuat kerugian pada perekonomian AS.

Gerak indeks akhirnya cenderung tertekan namun dalam rentang yang terbatas.  indeks Nikkei (Jepang) tercatat beralih turun  0,35% untuk berada di kisaran 21.129,72, indeks Hang Seng (Hong Kong) merosot 1,73% untuk berada di posisi 27.308,46, sementara indeks ASX 200 (Australia) melemah  0,04% untuk berada di posisi 6.543,7, serta indeks KOSPI (Korea Selatan) yang turun  0,14% untuk berada di posisi 2.108,75.

Sementara laporan dari pasar valuta Asia menunjukkan, gerak nilai tukar mata uang Asia yang masih ogah untuk kembali melanjutkan penguatan. Sekalipun posisi indeks Dolar AS terlihat kesulitan untuk berbalik menanjak, mata uangASia terlihat masih berada dalam tekanan jual. Termasuk pada Rupiah, di mana setelah sempat menginjak zona penguatan dengan konsisten di sesi pagi, pada sesi sore ini harus kembali takluk  berada di zona pelemahan. Terkini, Rupiah ditransaksikan di kisaran Rp14.238 per Dolar AS atau turun 0,02%.  Pantauan juga menunjukkan, pelemahan Rupiah yang semakin tipis di sesi perdagangan sore ini setelah gerak mata uang Asia beralih mixed.