Habil tercatat pernah menjabat sebagai manajer Timnas sepakbola Indonesia

Polisi menangkap Habil Marati terkait kasus makar. Dia diduga terlibat dalam kasus itu dan berperan sebagai donatur Aksi 22 Mei yang berujung rencana pembunuhan sejumlah tokoh nasional seperti Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dan Menko Polhukam Wiranto.

"Tersangka kedelapan adalah HM. Seorang laki-laki, (ditangkap) di Jalan Metro Kencana, Kelurahan Pondok Pinang, ditangkap di rumahnya. Tersangka HM ini berperan memberikan uang. Jadi, uang yang diterima tersangka KZ berasal dari HM. Maksud tujuan untuk pembelian senjata api," kata Kasubdit I Dirtipidum Bareskrim Polri Kombes Daddy Hartadi di Jakarta.

"HM juga memberikan uang 60 juta rupiah langsung kepada HK untuk biaya operasional dan juga pembelian senjata api. Dari tangan tersangka HM kami sita handphone untuk melakukan komunikasi dan print out bank dari tersangka HM," Daddy menambahkan.

"Tersangka kedelapan adalah HM. Seorang laki-laki, (ditangkap) di Jalan Metro Kencana, Kelurahan Pondok Pinang, ditangkap di rumahnya. Tersangka HM ini berperan memberikan uang. Jadi, uang yang diterima tersangka KZ berasal dari HM. Maksud tujuan untuk pembelian senjata api," kata Kasubdit I Dirtipidum Bareskrim Polri Kombes Daddy Hartadi di Kantor Kemenko Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (11/6/2019).

"HM juga memberikan uang 60 juta rupiah langsung kepada HK untuk biaya operasional dan juga pembelian senjata 444

Sekjen PPP Arsul Sani membenarkan Habil Marati masih menjadi kader partai berlambang Kakbah. "Masih (menjadi kader)," kata Arsul.

Bahkan, masih kata dia, Habil pada Pemilu 2019 ini maju sebagai calon legislatif. Namun, yang bersangkutan gagal. "Dia kemarin caleg PPP, tapi tidak jadi," ujarnya.

Habil Marati adalah politikus PPP asal Sulawesi Tenggara. Habil merupakan anggota Komisi IX DPR 1999-2004 dari Fraksi PPP. Dia juga pernah menduduki kursi MPR.

Di bidang olahraga, Habil pernah menjabat Manager Timnas Indonesia. Habil Marati juga pernah menempati jabatan Wakil Ketua Bidang Perwasitan Sepakbola Seluruh Indonesia (BWSI) periode 2007-2011. Dalam bursa Calon Ketua Umum PSSI, Habil maju untuk menjadi bakal calon anggota Komite Eksekutif PSSI.