Presiden Trump terlihat yakin bahwa China segera meraih kesepakatan dengan AS untuk menghindari penaikkan tarif lebih lanjut.

Langkah dan kebijakan keras yang diambil Presiden AS Donald Trump dalam menghadapi China nampaknya semakin tegas dalam beberapa hari terakhir. Laporan terkini menyebutkan, presiden yang penuh dengan kejutan itu kembali menyatakan ancaman seriusnya pada pemerintah China. Dalam sebuah kesempatan wawancara dengan media, Trump menyatakan bahwa bila Presiden China Xi Jinping tidak menghadiri gelaran KTT G-20 yang akan dihelat beberapa hari ke depan di Jepang untuk bertemu dengan dirinya dan mencapai kesepakatan, maka Washington akan segera menaikkan tarif masuk atas produk asal China lainnya.

Untuk dicatat, Trump yang sebelumnya telah menaikkan tarif masuk atas produk asal China menjadi sebesar 25%  untuk produk asal China senilai $200 miliar. Trump berencana akan menaikkan tarif masuk atas produk asal China lainnya senilai $300 miliar.  Ancaman Trump ini tentu saja akan membuat panas pemerintahan presiden Xi Jinping, setelah sebelumnya mencoba memperlihatkan sikap tenang guna meredakan suasana tensi dagang.

Trump dalam kesempatan lain juga menyatakan  dengan penuh keyakinan bahwa China harus mencapai kesepakatan, karena memang membutuhkan kesepakatan tersebut dengan AS. Lebih jauh Trump menekankan, China yang perlu mencapai kesepakatan guna menghindari pukulan serius pada perekonomiannya, karena akan banyak perusahaan yang keluar dari China akibat penaikkan tarif yang diberlakukan oleh AS.

Banyak perusahaan akan meninggalkan China, termasuk perusahaan asal Amerika Serikat sendiri, di mana pada akhirnya gelombang keluarnya perusahaan dari China tersebut akan memukul kinerja perekonomian China.

Langkah dan kebijakan Trump memang sangat keras dan mujarab,  kini giliran China yang harus menghadapi dengan  baik kebijakan keras Trump. Sekedar catatan, sebelumnya langkah dan kebijakan keras Trump yang telah berhasil memaksa Meksiko memenuhi tuntutan Trump terkait dengan arus migrasi di perbatasan AS-Meksiko.  Barangkali keberhasilan Trump dengan cepat menundukkan Meksiko kali ini menjadi bekal yang membuat Trump semakin percaya diri untuk menekuk China. Hanya saja, untuk negara dengan cakupan perekonomian sebesar China, tentu membutuhkan waktu lebih lama ketimbang Meksiko yang hanya membutuhkan waktu beberapa pekan saja.