Sebuah kabar positif terkini datang dari Washington, di mana Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin  dijadwalkan menggelar pertemuan dengan Gubernur Bank Sentral China di sela-sela pertemuan G-20 yang akan berlangsung di Fukuoka, Jepang  akhir pekan ini.  Laporan ini tentu saja memberikan harapan degar bagi investor untuk setidaknya membuka pelkuang memanasnya tensi dagang untuk segera mereda.

Laporan lebih jauh menyebutkan, Gubernur Bank sentral China, Yi Gang yang akan turut menghadiri gelaran G-20 di Jepang pekan ini di tengah masih memanasnya tensi dagang dengan AS. Kabar ini tentu menambah harapan bagi investor setelah pada hari sebelumnya pernyataan yang mulai melunak datang dari pejabat kementerian perdagangan China.

Laporan menyatakan pejabat kementerian China itu yang menekankan bahwa perbedaan yang terjadi antara AS dan China semestinya bisa diselesaikan melalui jalur diskusi. Namun pernyataan pejabat itu juga menekankan pentingnya diskusi yang dilakukan dilandasi aling menghormati,  kesetaraan dan saling menguntungkan.

Serangkaian pernyataan pemerintah China yang mulai melunak sebelumnya telah mendapatkan respon positif dari investor. Laporan  menyebutkan, investor yang mulai mereda dari tekanan jual namun masih tetap menantikan arah pasti hubungan dagang AS-China.  Untuk dicatat, memanasnya tensi dagang AS-China yang hampir sebulan lalu telah tersulut akibat kebijakan keras Presiden Trump yang menilai terlalu lambannya China dalam melakukan putaran perundingan.

Trump akhirnya dengan cepat dan mengejutkan menaikkan tarif masuk atas produk asal China senilai $200 miliar menjadi sebesar 25%. Trump juga mengancam akan menaikkan dengan besaran yang sama atas produk asal China.lainnya senilai $325 miliar. Keputusan Trump ini kemudian juga masih disusul dengan kebijakan yang melarang perusahaan raksasa telekomunikasi asal China Huawei untuk menjalin kerjasama bisnis dengan seluruh entitas bisnis asal AS.  Larangan Trump yang keras ini diyakini akan dengan sangat ampuh melumpuhkan kapasitas Huawei dalam melakukan penetrasi pasar ke luar China.  

Sementara laporan terkait dari Washington menyebutkan, pihak pemerintahan  Trump yang tidak merinci pertemuan dengan pejabat China tersebut.  Washington hanya menyatakan bahwa menkeu Mnuchin akan melakukan sekitar 9 pertemuan bilateral dalam gelaran pertemuan G-20 tersebut. Hingga kini masih belum jelas agenda pembicaraan apa yang akan dilakukan dalam pertemuan dengan Yi Gang.