Si tengah rontoknya sejumlah saham teknologi dalam beberapa pekan sesi perdagangan terakhir akibat dari sentimen kejutan dari Trump, ternyata terdapat salah satu saham yang mampu menahan gempuran sentimen suram trensi dagang tersebut. Sentimen Trump yang memang mengejutkan dan menakutkan, tak mampu menembus kinerja gerak harga saham yang bergerak di bidang semikonduktor ini.

Adalah saham Cypress Semicunductor, sebuah perusahaan produsen chip di Amerika Serikat yang dengan “terpaksa” lepas dari cengkeraman sentimen suram dari Trump. Saham tersebut melonjak tak tertahankan setelah beredar kabar bahwa perusahaan produsen chip besar asal Jerman yang telah mencapai kesepakatan untuk membelinya dalam kisaran harga yang fantastis.

Laporan lebih jauh menyatakan, Infineon, demikian nama perusahaan produsen Chip asal Jerman tersebut, yang telah sepakat menilai  Cypress Semiconductor sebesar $10,06 miliar atau setara dengan Rp143 Triliun.  Nilai tersebut tercatat setara dengan $23,85 per lembar saham Cypress, atau lebih tinggi sebesar 46% dibanding harga penutupan saham Cypress di sesi perdagangan akhir pekan lalu, Jumat (31/5).

Tersiarnya kabar tersebut akhirnya membuat  investor di Wall Street ramai memburu saham Cypress hingga meroketkan harga saham Cypress di sesi perdagangan  awal pekan ini, Senin (3/6) yang berakhir beberapa jam lalu.

Sejumlah pihak sebelumnya juga disebutkan mempertanyakan keberanian Infineon membeli Cypress dalam harga yang kelewat batas mahalnya kali ini.  Infineon dinilai telah membeli Cypress hingga 4,5 kali pendapatan yang dibukukan perusahaan teknologi AS tersebut. Namun pihak Infineon menyatakan bahwa besaran nilai pembelian tersebut masih seiring dengan prospek yang akan diraihnya dengan melakukan sinergi Infineon-Cypress.

Lebih jauh disebutkan, dengan bersatunya Infineon-Cypress, akan menjadi satu perusahaan baru yang segera menjelma sebagai perusahaan semokonduktor terbesar ke 8 di dunia dengan menargetkan pendapatan tahunan sebesar $12,5 miliar.

Sementara dalam tinjauan teknikal menunjukkan, akibat dari gerak naik konsisten dan tajam dalam tiga hari sesi perdagangan beruntun, sham Cypress di bursa Wall Street kini telah membentuk tren penguatan jangka menengah. Sentimen dari akuisisi oleh Infineon telah mulai membuat gerak harga saham Cypress melompat dan sekaligus membentuk gap yang sangat besar. Setelah di sesi akhir pekan lalu saham Cypress ditutup di kisaran $17,82 pada sesi perdagangan kemarin saham tersebut langsung melompat hingga titik tertingginya di kisaran $22,43 atau melompat  26%.  Grafik harian terkini harga saham  Cypress Semiconductor sebagaimana tertera di atas memperlihatkan, prospek kenaikan lebih lanjut yang sangat besar peluangnya. Namun dalam jangka pendek-menengah koreksi teknikal sangat mungkin terjadi meski dalam rentang yang relatif terbatas.