Sentimen  keputusan keras dan mengejutkan  Trump yang  mengenakan tarif masuk atas produk asal Meksiko nampaknya akan semakin menyakitkan bagi otoritas moneter Jepang. Setelah pada akhir pekan lalu gerak nilai tukar mata uang Yen terhadap Dolar AS, yang disimbolkan USDJPY melonjak tak tertahankan, mengawali sesi hari kedua pekan ini, Selasa (4/6) gerak menguat Yen terlihat semakin menggila.

Seperti telah dimuat dalam ulasan sebelumnya, keputusan kejutan  Trump  atas Meksiko tersebut menjadi sangat pahit karena membuat Yen terus terkatrol, sementara pemerintahan Sinzo Abe berupaya keras melemahkan nilai tukar Yen guna membangkitkan perekonomian Jepang dari jerat deflasi berkepanjangan.  Persoalan menjadi semakin pelik ketika sentimen dari keputusan Trump  tersebut masih bertahan mujarab hingga sesi perdagangan pekan ini, dengan Yen kembali menguat untuk   menembus level psikologisnya di 107-an.

Grafik harian terkini berikut menggambarkan betapa pelemahan suram USDJPY (yang berarti penguatan Yen) masih akan berlanjut hingga beberapa waktu mendatang:

Pantauan dari pasar valuta terkini  menunjukkan, posisi USDJPY yang kini berada di kisaran 107,9, yang sekaligus memperlihatkan gerak melemah USDJPY  masih berlanjut.  Grafik di atas juga memperlihatkan telah mulai terbentuknya tren pelemahan kembali USDJPY dengan lebih solid. Solidnya tren pelemahan ini terlihat dari jarak yang terentang antara titik P-Sar dengan garis MA-Signal yang kini melebar. Selain itu, solidnya peklemahan USDJPY juga bisa  dilihat dari mampunya candle terakhir menjaga jarak yang sangat kokoh terhadap indikator garis MA-Signal.

Serangkaian situasi teknikal ini sudah sangat cukup untuk menyimpulkan bahwa USDJPY sedang berada dalam tren pelemahan sangat solid.  Pada sisi lainnya, apabila grafik di atas dirinci dalam grafik H4, maka tren pelemahan juga terlihat sangat solid. Seiringnya tren yang terbentuk di grafik  harian dan H4, menunjukkan betapa USDJPY benar-benar sedang meniti solidnya tren jual jangka menengah. Aksi trading melawan tren dalam  situasi demikian dengan melakukan buy sungguh nekat dan sangat berisiko.  Mengingat pelemahan USDJPY hampir bisa dipastikan secara teknikal  masih akan berlanjut.

Sentimen  dari langkah keras dan kejutan dari Presidern AS Donald Trump memang terlihat sangat menyakitkan dan pahit hingga membuat penguatan Yen semakin menggila. Oleh karenanya, jangan sesekali melawan kegilaan Yen yang sedang disulut oleh sentimen Trump ini.

Happy Trading.