Langkah keras Presiden  AS Donald Trump dalam melarang Huawei nampaknya akan semakin menyakiti perusahaan raksasa teknologi asal China itu. Setelah produk smartphone nya kini terancam punah dari pasar non China akibat diblokir penggunaan fitur Android besutan Google yang asal AS, ancaman kini muncul lebih serius.

Adalah teknologi komunikasi berbasis 5G yang selama ini didengungkan Huawei sebagai salah satu pihak yang paling menguasainya. Namun sejumlah analisis dan laporan terkini menunjukkan, sangat mungkin penguasaan Huawei atas teknologi 5G akan segera lenyap tanpa bekas akibat keputusan mengejutkan Trump tersebut.

Untuk diingat, sebelumnya dilaporkan bahwa larangan Trump terhadap Huawei mencakup pemutusan hubungan kerja sama bisnis antara entitas bisnis asal Amerika Serikat dengan perusahaan yang dinilai terlalu dekat dengan rezim pemerintah China itu.  Pada penguasaan teknologi komunikasi berbasis 5G, laporan menyebutkan Huawei yang justru masih sangat bergantung pada produk dan komponen yang dibuat pabrikan Amerika Serikat.

Laporan lebih jauh menyebutkan, tiga perusahaan teknologi terkemuka asal AS yang selama ini menjadi penyokong mengguritanya Huawei dan sangat mungkin juga menjadi gantungan Huawei dalam teknologi 5G. Tiga perusahaan tersebut adalah Broadcom, Qorvo, serta Skyworks.    Pantauan sebelumnya juga menunjukkan kebijakan larangan keras Trump tersebut yang sebelumnya telah merontokkan harga sejumlah besar saham teknologi di bursa Wall Street dalam beberapa pekan terakhir, termasuk tiga perusahaan tersebut. Masih sangat banyaknya komponen serta produk lain yang dibutuhkan Huawei dalam membangun jaringan telekomunikasi berbasis 5G dari perusahaan atau pabrikan  asal AS kini membuat peluang lenyapnya penguasaan Huawei atas teknologi 5G tersebut. Penguasaan 5G oleh Huawei bisa jadi tinggal mimpi saja.  

Kebijakan keras dan mengejutkan dari Presiden Trump nampaknya memang bukan masalah ringan dan sangat mungkin mengancam reputasi Huawei yang  dalam beberapa tahun telah berhasil mengungguli raksasa perusahaan teknologi asal AS, Apple dan  hanya kalah dari raksasa teknologi asal Korea Selatan, Samsung dalam hal penjualan produk Smartphonenya. Huawei, barangkali hanya akan mampu bertahan di pasar China selama menjalani sanksi keras Trump.