Bahlil Lahadalia pernah mencicipi kerja sebagai sopir angkot,jualan kue, hingga buka usaha sendiri.

Presiden Joko Widodo memuji kinerja Bahlil Lahadalia. Dia pun menilai Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) itu cocok menjadi menteri untuk pemerintahan keduanya.

"Bukan potensi lagi, sangat berpotensi," kata Presiden Jokowi saat menghadiri buka puasa bersama HIPMI, Minggu (26/5).

Alasannya, Presiden menilai bahwa Bahlil punya kemampuan eksekusi program ditambah manajerial. "Kemampuan manajerial, kemampuan mengeksekusi saya lihat sudah memiliki," kata Presiden. "Jadi kalau nanti beliau terpilih, ya, gak usah kaget."

Siapa sebenarnya Bahlil Lahadalia?

Bahlil berasal dari keluarga yang serba memiliki keterbatasan. Dia pernah mencicipi kerja sebagai sopir angkot,jualan kue, hingga buka usaha sendiri. Puncaknya, Bahlil Lahadalia sukses sebagai pengusaha dan berhasil sebagai ketua HIPMI.

Pria kelahiran Banda, Maluku Utara, 7 Agustus 1976, itu adalah anak dari seorang ayah yang berprofesi sebagai kuli bangunan dan ibu sebagai tukang cuci. Dengan adanya keterbatasan tersebut, membuatnya tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan tangguh.

Saat menjadi pembicara di Milenial Fest, Bahlil bercerita jika kesuksesannya saat ini tak mudah diperoleh. Hidup sulit yang dialaminya semasa kecil pun menjadi pelajaran baginya.

Bahlil juga mengungkapkan jika ia pernah menderita busung lapar saat kuliah. Lelah dengan hidup miskin, Bahlil pun termotivasi untuk bangkit demi mengubah jalan hidupnya.

"Saya pengusaha by nasib," kata Bahlil.

"Dulu waktu SMP jualan kue, pernah jadi kondektur angkot sampai mahasiswa saya supir angkot. Perjuangan itu saya lakukan dari kecil. Saya sudah capek miskin, terus ketika semester 7 saya berpikir bahwa penderitaan ini harus berakhir. Akhirnya saya mencoba menjadi pengusaha," papar Bahlil di acara Milenial Fest.

Sebelum jadi pengusaha sukses seperti sekarang, Bahlil juga pernah bekerja menjadi karyawan bank selama enam bulan. Lalu ia berhenti dan memutuskan untuk bekerja di tempat lain.

Bahlil berhasil bekerja di perusahaan konsultan keuangan dan memperoleh profit hingga miliaran rupiah. Tak heran ketika menginjak usia 25 tahun, Bahlil bisa mendapatkan gaji Rp35 juta sebulan.

"Saya mengundurkan diri saya bangun perusahaan sendiri dan mengalami jatuh-bangun. Pernah membuat perusahaan tanpa ada kantor, saya sebutnya sekretariat berjalan. Saya ketik di rental komputer, kirim surat dengan cap, sampai akhirnya bisa kayak sekarang," cerita Bahlil lagi.

Awal mula usaha, pria yang besar di Papua itu melirik sumber daya alam di tanah Papua itu. Dia jadikan peluang untuk membuka usahanya. Kini ia memiliki 10 perusahaan di berbagai bidang di bawah bendera PT Rifa Capital sebagai holding company.

Kira-kira, kalau jadi terpilih, Bahlil Lahadalia cocok jadi menteri apa?

Biodata
Nama lengkap: Bahlil Lahadalia
Profesi: pengusaha
Lahir: Banda, Maluku Utara, 7 Agustus 1976

KARIER
Bendahara Umum PB HMI
Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (2003)
Pemilik PT Bersama Papua Unggul
Pemilik PT Dwijati Sukses
Pemiilik PT Rifa Capital
Ketua Umum HIPMI, 2015-2018