Gubernur Anies Baswedan menyatakan banding atas putusan PTUN mengenai Stadion BMW yang akan dipakai untuk Persija Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan tetap melanjutkan pembangunan Stadion Bersih Manusiawi dan Berwibawa (BMW) atau Jakarta International Stadium (JIS). Meskipun saat ini lahan untuk stadion tersebut masih disengketakan di pengadilan.

Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) baru saja mengabulkan gugatan dari PT Buana Permata Hijau terkait sengketa lahan taman BMW yang bakal dijadikan stadion untuk Persija Jakarta. PTUN juga memerintahkan tergugat, yakni Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Administrasi Jakarta Utara, membatalkan surat keputusan 314 dan 315. Surat tersebut berisi tentang pemberian hak pakai lahan kepada Pemprov DKI Jakarta, yang masing-masing memiliki luas 2,9 hektare dan 6,9 hektare.

Anies menyatakan, DKI bukan pihak yang kalah digugat dalam perkara melawan PT Buana Permata Hijau. Yang kalah digugat hanyalah masalah administrasi.

"Yang kemarin diputuskan adalah yang di PTUN jadi proses administrasinya yang digugat oleh PT Buana tapi materinya adalah sah milik kita dan itu diputuskan di pengadilan negeri. Insyaallah enggak masalah," kata Anies di Jakarta, Rabu (15/5/2019).

Anies mengaku sudah berkomunikasi dengan BPN Jakarta Utara sebagai pihak tergugat. Kata Anies, BPN akan mengajukan banding terhadap putusan tersebut.

"BPN juga akan melakukan banding dan ini lebih kepada proses administrasinya, bukan substansi. Nanti yang akan banding bukan kita karena kita tidak tergugat. Yang digugat adalah BPN jadi dia yang banding," terang Anies.

Yayan juga menegaskan kasus ini tidak mengganggu jalannya pembangunan karena belum ada putusan yang sah. "Tidak terhenti karena putusan itu, karena amar putusan tidak ada penetapan penundaan," ujar dia.