Berdasarkan data KPU per Sabtu (4/5) pukul 16.00 WIB, jumlah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal sebanyak 440 orang

Kartunis Jepang Onan Hiroshi kembali melontarkan sindiran terhadap pelaksanaan pemilu di Indonesia. Setelah beberapa waktu lalu mengritik kotak suara berbahan karton dupleks, kini dia menyoroti ratusan petugas pemilu yang meninggal dunia usai perhelatan pesta demokrasi.

Kritik itu kembali dituangkan melalui karikatur yang diunggah di laman blog pribadinya, onanhiroshi.com. Ada tiga karikatur yang langsung diunggah di laman blognya itu.

Gambar pertama dia mengunggah banyaknya korban meninggal dunia dalam Pemilu Serentak 2019 itu. Gambar ini diunggah pada Senin (6/5).

Pada gambar kedua, yang diunggah pada Kamis (9/5), Onan mengunggah gambar para petugas pemilu yang terlalu banyak bekerja tapi kurang waktu istirahat, sehingga mereka pun berguguran. Gambar tersebut disertai sindiran dalam Bahasa Inggris.

Gambar terakhir, Onan mengunggah karikatur terkait kondisi jumlah korban meninggal sebanyak ratusan orang. Karikatur yang diunggah pada Jumat (10/5), juga disertai komentar masyarakat Jepang (dalam Bahasa Indonesia) bahwa ratusan petugas pemilu yang gugur itu sejatinya adalah “korban”, bukan “pahlawan” seperti yang kerap disebut oleh pejabat KPU.

Berdasarkan data KPU per Sabtu (4/5) pukul 16.00 WIB, jumlah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal sebanyak 440 orang. Sementara petugas yang sakit 3.788 orang.

Jumlah itu bertambah dari hari sebelumnya yaitu 424 orang. Begitu pula dengan petugas yang sakit juga bertambah dari hari sebelumnya yang mencapai 3.668 orang.

Anggota KPU Eni Novida Ginting mengatakan pihaknya akan memberikan santunan kepada petugas KPPS yang sakit maupun meninggal. Bagi petugas yang meninggal, KPU memberikan Rp36 juta per orang.

Sedangkan untuk petugas KPPS yang mengalami cacat, KPU memberikan bantuan sebesar Rp30,8 juta per orang, luka berat Rp16,5 juta per orang dan luka sedang Rp8,25 juta per orang.

KPU menargetkan verifikasi petugas KPPS yang meninggal dan sakit saat bertugas selama Pemilu 2019 selesai sebelum 22 Mei 2019.

Sementara Bawaslu mencatat jumlah petugas Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) yang meninggal dunia selama melaksanakan tugasnya sebanyak 92 orang. Data ini berdasarkan catatan Bawaslu pada Kamis (2/4).