Tren pelemahan saham SMGR yang baru terbentuk terlihat cukup solid.

Menyusul sentimen muram yang sedang mendera, gerak harga sahal satu saham unggulan di bursa saham Indonesia kembali tersungkur. Adalah saham pabrik semen terbesar di Indonesia, PT Semen Indonesia Tbk., yang dalam sesi perdagangan awal pagi ini terpantau merosot hingga 7,55% untuk berada di kisaran Rp11.325 per lembarnya.  Dalam ulasan teknikal akhir pekan lalu telah disinggung peluang bagi saham yang diperdagangkan dengan kode SMGR ini untuk melanjutkan gerak turunnya.

Kini, dengan mendompleng sentimen pernyataan Trump yang mengejutkan, saham SMGR akhirnya terbukti mengikuti perkiraan tersebut. Untuk mendapatkan gambaran lebih jelas dan ringkas, berikut isajikan kembali grafik harian terkini saham SMGR:

Grafik di atas dengan jelas memperlihatkan, tekanan jual yang sesungguhnya telah dimulai sejak pekan ke tiga April lalu. Namun akibat dari rebound  teknikal usai melakukan gerak turun tajam, pembentukan tren pelemahan jangka menengah akhirnya tertunda. Kini, dengan gerak turun yang masih berlanjut, indikator garis MA-Signal telah mampu menembus ke bawah batas teknikal psikologisnya. Tren pelemahan jangka menengah dengan demikian telah terbentuk dan sekaligus menandakan bahwa gerak turun lanjutran saham SMGR sangat besar peluangnya  pada beberapa hari sesi perdagangan ke depan

Dalam ulasan teknikal sebelumnya disebutkan, bila hingga sesi perdagangan Senin (6/5) ini, gerak harga SMGR masih bertahan di bawah Rp13.200, maka tren pelemahan jangka menengah dipastikan terbentuk.  Kini hal ini telah terbukti dan prospek muram mesti menjadi  perhartian penting bagi investor.  Aksi akumulasi dalam situasi demikian bukanlah langkah yang tepat, mengingat tekanan jual yang tersedia masih sangat besar dengan ditunjukkan solidnya tren pelemahan yang terbentuk. Merenggangnya jarak yang terentang antara indikator titik P-Sar dengan garis MA-Signal adalah petunjuk valid betapa  solidnya tren pelemahan jangka menengah yang telah terbentuk pada saham SMGR.

Dalam ulasan teknikal sebelumnya juga telah ditekankan, situasi teknikal  terkini yang sesungguhnya telah  cukup  untuk dijadikan peringatan bagi investor untuk menahan diri bila berminat melakukan aksi akumulasi pada saham SMGR.  Setiap  gerak naik yang terjadi pada sesi perdagangan pekan depan, akan menjadi momentum yang tepat  untuk keluar dari saham ini sebagai akibat dari telah terbentuknya tren pelemahan jangka menengah.

Happy Trading.