Meski namanya kerap menghiasi berbagai hasil survei terkait pemilihan presiden (Pilpres) 2024, Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Golkar, Ridwan Kamil menegaskan, dirinya justru lebih mempersiapkan diri untuk menghadapi pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Barat yang akan dilangsungkan November 2024.

"Saya ini objek survei, bahwa hasilnya lumayan, Alhamdulillah, tidak bisa dihindari karena ada kerja-kerja, tapi yang pasti fokus pada yang paling ada di depan mata, yaitu Pilgub Jabar di periode kedua," ujar Ridwan di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Senin (13/03/2023).

Terkait Pilpres 2024, Ridwan Kamil mendukung Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto sebagai calon presiden (capres) sebagai bentuk taat kepada keputusan Partai Golkar.

"Saya mendukung Pak Airlangga sebagai capres Golkar, bahwa survei saya ada yang dikutip di mana-mana tidak bisa dihindari, tapi saya taat pada aturan yang ada di rumah baru saya, Partai Golkar," ujar Ridwan.

Dia juga menanggapi, peluangnya untuk berkontestasi di Pilgub DKI Jakarta pada 2024. Ungkapnya sekali lagi, dia akan fokus terlebih dulu dalam memenangkan periode keduanya di Jawa Barat.

"Di DKI survei bagus, saya tahu ada yang lembaga survei, tapi pindah provinsi harus ngobrol dulu dengan partai yang nanti menentukan komposisi," ujar Ridwan.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Barat, Ace Hasan Syadzily mengaku, bersyukur, Emil sudah resmi merapat ke Partai Golkar. Sebagai kader, dia menekankan, Ridwan Kamil tentu memiliki hak dan kewajiban yang harus dijalankan.

Terlebih, dia menekankan, dengan potensi yang dimiliki selama ini dalam dunia perpolitikan di Tanah Air, Ridwan Kamil memiliki peluang yang besar. Termasuk, untuk dicalonkan sebagai Gubernur Jawa Barat kembali pada Pilgub Jabar nanti.

Syaratnya, Ace menerangkan, pertama secara internal Partai Golkar menganggap elektabilitas Ridwan Kamil cukup tinggi. Dia menegaskan, jika pada 2024 nanti elektabilitas Emil tinggi, Partai Golkar tentu tidak akan ragu mencalonkan.

Pertama, tentu dicalonkan sebagai Gubernur Jawa Barat untuk periode kedua. Selain itu, Ace mengaku, tidak menutup kemungkinan, sosok seperti Ridwan Kamil berpeluang pula untuk dicalonkan sebagai Gubernur DKI Jakarta ke depannya. 

"Tapi, tentu kewenangan itu tidak ada di saya," ujarnya.