Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia memastikan siap mengawal proyek investasi PT Lotte Chemical Indonesia (LCI) di Cilegon, Banten, hingga rampung pada 2025 sebagai salah satu investasi untuk mendukung substitusi impor.

Saat meninjau langsung perkembangan proyek LCI di Cilegon, Banten, Minggu (12/3), Bahlil akan membentuk tim dengan melibatkan satuan tugas dari Jaksa Agung dan Wakapolri untuk menyelesaikan beberapa isu yang dialami oleh LCI, seperti kompensasi dukungan sosial masyarakat, penerbitan persetujuan bangunan gedung (PBG) serta perlindungan keamanan.

“Pembangunan investasi LCI ini sejalan dengan amanat Bapak Presiden Joko Widodo untuk mengurangi ketergantungan kita selama ini pada produk impor petrokimia supaya mendorong laju perekonomian Indonesia. Saat pabrik LCI beroperasi nanti, kami harap hasil produksinya akan berperan secara signifikan sebagai substitusi impor yang akan menghemat devisa negara,” katanya dalam keterangan di Jakarta, Senin.

Bahlil juga berharap agar investasi tersebut juga secara langsung akan memberikan multiplier effect atau dampak ganda positif terhadap berbagai industri terkait lainnya, termasuk pada perekonomian daerah dan penyerapan tenaga kerja di wilayah Provinsi Banten, khususnya Kota Cilegon.

“Investasi ini kurang lebih bernilai Rp60 triliun. Penciptaan lapangan kerja menjelang akhir 2023 akan mencapai 15.000 di mana 95 persen adalah tenaga kerja lokal Indonesia. Produk yang dihasilkan merupakan produk petrokimia, 50 persen akan digunakan untuk kebutuhan dalam negeri dan sisanya akan diekspor,” ungkapnya.

Dalam peninjauan bersama Pj. Gubernur Provinsi Banten Al Muktabar, Wali Kota Cilegon Helldy Agustian, serta Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri Brigjen Pipit Rismanto, Bahlil juga meminta jajaran Bareskrim Polri untuk membuat tim khusus dalam mengawal proyek investasi Lotte ini.

Sebagai Ketua Satgas Percepatan Investasi, Bahlil menekankan Satgas harus mengawal keamanan dari hantu-hantu pengganggu investasi LCI.

Ia menjelaskan, hantu-hantu pengganggu investasi yang dimaksudnya adalah gangguan keamanan dari pihak-pihak tertentu.

Secara tegas Bahlil meminta semua pihak untuk tidak mengganggu investasi di Kota Cilegon, khususnya di PT Lotte Petrochemical Indonesia.

"Kepada teman-teman saya pengusaha, tolong ini jaga investasi. Nanti kalau mau demo-demo lagi dengan alasan tidak jelas, saya perintahkan Satgas Investasi untuk menurunkan aparat keamanan. Jangan ganggu investasi. Negara kalau mau maju, harus pro investasi," kata Bahlil

Ia juga mengingatkan dalam investasi ini, perusahaan harus memprioritaskan kolaborasi dengan pengusaha daerah yang memenuhi syarat serta tenaga kerja untuk bisa dilatih agar dapat merasakan manfaat dari investasi ini.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur LCI Yim Dong Hee mengatakan pelaksanaan konstruksi pembangunan pabrik petrokimia terintegrasi LCI telah dimulai sejak awal tahun 2022, di mana sampai dengan saat ini pencapaian konstruksi masih berjalan sesuai dengan tahapan yang direncanakan.

“Kemajuan dan pencapaian proyek LCI sampai dengan saat ini tidak lepas dari perhatian dan dukungan dari pemerintah pusat dan daerah maupun institusi pemerintahan lainnya di wilayah Kota Cilegon. Proyek ini kami harap dapat selesai sesuai target pada akhir tahun 2025,” ucap Yim.

Sampai Januari 2023, realisasi PT Lotte Chemical Indonesia mencapai 1,58 miliar dolar AS dan sampai 2045 diperkirakan akan mencapai 4 miliar dolar AS.

Hingga Februari 2023, perkembangan Engineering, Procurement and Construction (EPC) mencapai 38 persen dan sudah menyerap 8.000 tenaga kerja yang akan terus meningkat, diperkirakan sampai 15.000 tenaga kerja di akhir tahun 2023.