Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Diana Kusumastuti mewakili Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengajak pengusaha Jepang untuk berinvestasi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Hal itu dikatakan Diana dalam kegiatan Forum Japan-Indonesia Economic Committee of Keidanren Event di Jepang, Selasa (28/02) lalu. Forum tersebut dihadiri oleh sekitar 90 pengusaha Jepang.

"Tahap pertama Pembangunan IKN berlangsung pada tahun 2022-2024 dengan fokus pembangunan yang pada Wilayah Perencanaan (WP)-I atau Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) seluas 6.671 ha. Dari luas tersebut 49% di antaranya (3.271 ha) akan dipertahankan sebagai kawasan hutan," ujarnya dalam keteranganganya.

Dalam forum tersebut, PUPR menjelaskan kalau pengusaha Jepang ini akan dijamin oleh landasan hukum yang kuat, yaitu Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Surat Berharga Negara.

Untuk itu pemerintah Indonesia telah membentuk Otorita IKN (OIKN) yang akan melaksanakan penyiapan, pembangunan, pemindahan, dan pengelolaan IKN.

OIKN akan mendukung penuh para investor yang akan bergabung membangun IKN melalui mekanisme Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Wilayah perencanaan KIPP (WP-1) akan dibagi menjadi 3 zona, terdiri dari zona 1A yang rencananya berupa lingkungan pemerintahan inti, 1B terdiri pemerintahan-pendidikan-perumahan, dan zona 1C akan di isi oleh lingkungan pemerintahan-kesehehatan-perumahan.

Rencana dari seluruh pembangunan konstruksi dilakukan dengan memanfaatkan Building Information Modeling (BIM) dan Geographic Information System (GIS).

Pembangunan infrastruktur IKN yang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR untuk tahap awal 2022- 2024 terdiri dari sekitar 63 proyek konstruksi dengan total biaya USD4,5 miliar atau Rp62 triliun (kurs Rp 15,250) yang seluruhnya berasal dari anggaran pemerintah.

Hingga minggu ke-2 Februari 2023, beberapa proyek yang sudah terkontrak dengan total biaya USD1,58 miliar atau sekitar Rp 24,1 triliun.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Satgas Pembangunan Infrastruktur IKN Danis Hidayat Sumadilaga menjelaskan detail pembangunan IKN yang meliputi konsep desain, pengembangan tata guna lahan dan zonasi, serta penyediaan infrastruktur dasar seperti jalan, air bersih, sanitasi, pengelolaan sampah, serta fasilitas utama pemerintahan.

Danis juga mengatakan bahwa pembangunan IKN sebagai ekosistem perkotaan akan benar-benar memenuhi nilai kualitas kota yang terintegrasi dari parameter fungsional, visual, lingkungan menuju Smart Forest City IKN.

"Kementerian PUPR telah mulai membangun berbagai infrastruktur di IKN sebagai bukti kesungguhan Pemerintah membangun IKN," Ujarnya.

Turut menjadi pembicara dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel, Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang Heri Akhmadi, Dirjen Cipta Karya, Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi, Wakil Kepala Otorita IKN Dhony Rahajoe, Vice Chairman and President of KEIDANREN Mr. Masakazu Kubota.