Hasil survei Algoritma Research and Consulting menemukan bahwa Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, dan Prabowo Subianto merupakan tiga bakal calon presiden (capres) dengan elektabilitas teratas. 

Anies mendapatkan angka keterpilihan tertinggi hanya jika Ganjar tidak maju sebagai capres.

Direktur Riset dan Program Algoritma Fajar Nursahid mengatakan, pada daftar nama terbuka, sebanyak 25,1 persen responden memilih Ganjar. Responden yang memilih Anies sebanyak 18,7 persen. Adapun Prabowo beroleh elektabilitas 16,6 persen.

Sedangkan, dalam simulasi tunggal tiga nama calon, kata Fajar, urutan elektabilitas tertinggi sama dengan daftar terbuka. Elektabilitas tertinggi diperoleh Ganjar sebesar 33 persen, lalu disusul Anies 27,8 persen, dan Prabowo 24,1 persen.

Hasil berbeda baru tampak dalam simulasi tunggal dua nama calon. Simulasi pertama, Ganjar versus Anies. Ganjar menang dengan perolehan elektabilitas 41,3 persen dibanding Anies 37,5 persen.

Simulasi kedua, Ganjar menghadapi Prabowo. Hasilnya, Ganjar menang 41,4 persen dibanding Prabowo 36,9 persen. Simulasi ketiga antara Anies dan Prabowo. Dalam simulasi ketiga ini, Anies menang dengan elektabilitas 40,6 persen dibanding Prabowo Subianto 36,7 persen.

"Yang cukup kuat adalah Pak Ganjar dan Pak Anies. Pak Prabowo relatif belum," kata Fajar saat merilis hasil surveinya di sebuah hotel di Jakarta, Senin (23/1/2023).

Survei Algoritma Research and Consulting ini dilaksanakan pada 19-30 Desember 2022. Survei ini melibatkan 1.214 responden yang terbagi secara proporsional secara nasional. Margin of error hasil survei ini kurang lebih tiga persen, dan pada tingkat kepercayaan 95 persen.