Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan resmi menjadi anggota Pemuda Pancasila (PP) setelah mendapatkan Kartu Tanda Anggota (KTA) dengan nomor 0000007.

Usai menghadiri peresmian Kantor Majelis Pimpinan Nasional (MPN) di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu kemarin, Anies memaparkan alasannya bergabung sebagai anggota PP.

Secara nasionalis Anies mengungkap alasannya bergabung sebagai anggota PP. Ia mengatakan, dirinyan dapat bersama-sama memastikan bahwa pancasila menjadi pilar yang harus dijaga sama-sama demi keutuhan bangsa.

"Harapannya, saya bisa ikut berkiprah dan memberi manfaat bagi organisasi. Sama-sama kita ingin memastikan bahwa ikhtiar kita untuk menjadi pilar pancasila bisa sama-sama," kata Anies.

Saat ditanya mengenai apakah dirinya sengaja menjadi anggota PP agar dapat menjadikan ormas tersebut sebagai kendaraan politiknya pada Pilpres 2024, Anies tak menggubris pertanyaan wartawan.

Sebelumnya, diketahui Ketua Umum Pemuda Pancasila (PP), Japto Soerjosoemarno menyatakan bahwa semua kader PP wajib memilih Anies Baswedan jika Gubernur DKI Jakarta itu benar-benar maju menjadi calon presiden pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Hal itu ia sampaikan setelah Anies resmi menjadi anggota PP dalam peresmian Kantor Majelis Pimpinan Nasional (MPN) PP di Menteng, Jakarta Pusat. Secara simbolis Anies secara langsung menerima kartu anggota dalam agenda tersebut.

"Jadi kewajiban dari seluruh kader Pemuda Pancasila, kalau tadi disentil oleh Kapolri, Pilpres 2024 kalau nama beliau terpilih wajib kita untuk pilih beliau," tegas Japto di depan kader-kadernya yang kemudian disambut tepuk tangan.

Menurutnya, selama ini jika ada kader PP yang mencalonkan diri untuk menjabat di pemerintahan manapun, dari legislatif hingga eksekutif, Pilkada maupun Pilpres, pihaknya akan mendukung penuh kadernya yang maju tersebut, termasuk Anies Baswedan yang baru saja resmi jadi anggota PP.

"Kader PP diutamakan di manapun juga, Caleg, Capres, Pilkada, semuanya," tegasnya.