Ternyata, seluruh pertimbangan terkait calon presiden dan calon wakil presiden, serta dengan siapa partai berkoalisi sepenuhnya di tangan Ketua Majelis Tinggi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). 

Artinya, keputusan resmi dengan siapa Demokrat berkoalisi dan siapa yang diusung masih menunggu keputusan SBY.

"Entah nanti akan berkoalisi dengan siapa kemudian pertimbangannya apa, itu adalah termasuk Capres Cawapres itu menjadi domainnya Majelis Tinggi Partai ketuanya Pak SBY, wakil ketuanya adalah ketua umum. Jadi nanti tunggu saja pada waktunya," kata Ketua DPP Partai Demokrat Herman Khaeron di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip Jumat, 30 September 2022.

Terkait kabar dipasangkan Anies Baswedan dengan Agus Harimurti Yudhoyono, Herman tidak mau berspekulasi. Begitu juga kapan deklarasi dengan NasDem dan PKS, akan pada saatnya diumumkan.

"Politik itu tidak bisa berandai-andai. Karena politik juga tidak memiliki kepastian seperti matematik, kita tunggu saja. Domain untuk bisa sampai menentukan kepada kapan siapa dan kemudian disepakati, ya itu domainnya, kalau di Demokrat domainnya majelis partai," jelasnya.

Namun, Herman mengakui memang saat ini Demokrat tengah intensif membangun koalisi dengan NasDem dan PKS. NasDem sudah punya tiga calon presiden rekomendasi Rakernas yaitu Anies Baswedan, Ganjar Pranowo dan Andika Perkasa. Sementara Demokrat mendorong Ketua Umum AHY sebagai capres.

"Inilah yang kemudian dipersatukan," imbuh Herman.