Sidang atas kasus dugaan pengancaman dan pencemaran nama baik dengan terdakwa Medina Zein berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Agenda sidang pada hari Kamis (22/09/2022), adalah pembacaan pledoi di hadapan majelis hakim oleh terdakwa.

Kasus dugaan pengancaman terhadap Uci Flowdea, Medina Zein didakwa dengan Pasal 27 Ayat 4 juncto Pasal 45 Ayat 4 Undang Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 Perubahan Atas Undang Undang RI Nomor 11 Tahun 2008 Tentang ITE dan atau Pasal 335 KUHP.

Sementara itu, untuk kasus dugaan pencemaran nama baik, Medina Zein dilaporkan dengan Pasal 310 dan 311 KUHP dan atau Pasal 27 ayat (3) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE.

Usai menjalani sidang, Medina Zein yang didampingi suaminya, Lukman Azhari, dan juga petugas ke mobil tahanan untuk kembali dibawa ke Rumah Tahanan Pondok Bambu. Saat berjalan menuju mobil tahanan, Medina Zein menyempatkan diri menjawab pertanyaan-pertanyaan dari awak media. Ia berharap pledoi miliknya diterima oleh majelis hakim.

"Mudah-mudahan hakim menerima semua pledoi aku dan tim," kata Medina Zein.

Kemudian saat akan menaiki mobil tahanan, Medina Zein terlihat lemas dan tiba-tiba terjatuh hingga tak sadarkan diri. Butuh empat orang laki-laki yang diantaranya merupakan petugas dan Lukman Azhari untuk mengangkat tubuh ibu dua anak itu masuk ke mobil tahanan.

Tubuh Medina Zein kemudian dibaringkan karena terlihat sangat lemas dan tidak bertenaga. Sebelum dibawa kembali ke Rumah Tahanan Pondok Bambu, Lukman Azhari berencana membawanya ke rumah sakit terlebih dahulu.

"Mau ke rumah sakit dulu ya," ujar Lukman Azhari.

Sidang akan kembali dilanjutkan pada 26 September 2022 mendatang dengan agenda jawaban Jaksa Penuntut Umum atas pledoi terdakwa.