Pengusaha asal India Gautam Adani berhasil menggeser posisi Jeff Bezos di urutan kedua orang terkaya di dunia. Posisi puncak masih ditempati CEO Tesla, Elon Musk. Dengan total kekayaan mencapai US$146,9 miliar, Adani berhasil merangsek ke peringkat Billionaire Index yang dikeluarkan Bloomberg.

Adani hanya membutuhkan kurang dari 10 bulan untuk mencapai posisi itu usai memulainya di urutan ke-14 pada tahun lalu. Pencapaian Adani ini juga menempatkan dirinya sebagai orang Asia pertama yang meraih posisi tertinggi dalam daftar kekayaan, setelah sekian lama didominasi oleh pengusaha teknologi asal Eropa atau Amerika.

Sebagian besar bisnis Adani terkait dengan konglomerasi Adani Group yang mencakup kegiatan amat luas. Adani Group berfokus pada bisnis pelabuhan dan batu bara, yang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir.

Pencapaian Adani ini juga menempatkan dirinya sebagai orang Asia pertama yang meraih posisi tertinggi dalam daftar kekayaan, setelah sekian lama didominasi oleh pengusaha teknologi asal Eropa atau Amerika.

Dalam waktu hampir tiga tahun, Adani telah menguasai tujuh bandara dan hampir seperempat lintas udara di India. Grupnya, kini tercatat memiliki operator bandara, pembangkit listrik, dan pengecer gas kota terbesar dari sektor swasta India.

Saham beberapa perusahaan Adani telah melonjak lebih dari 1.000% sejak Juni 2020. Hal ini dinilai mencerminkan optimisme investor tentang kekuatan konglomerat di bidang-bidang seperti infrastruktur dan energi terbarukan yang diprioritaskan Perdana Menteri Narendra Modi untuk pembangunan. Saham Adani Enterprises juga naik lebih dari 115% pada tahun 2022.

Pada Februari lalu, Adani juga menggeser posisi konglomerat India Mukesh Ambani sebagai orang terkaya di Asia. Kiprah bisnis dari Adani sendiri tak berlangsung mulus. Ia bahkan sempat tak tamat belajar di pendidikan tinggi, saat ia belajar jurusan bisnis di Universitas Gujarat.

Akan tetapi,  sejak awal, Adani sudah terekspos dengan kegiatan bisnis. Ia sempat mencoba peruntungan bisnis berlian pada awal 80-an di Mumbai, namun hasilnya juga tak memuaskan.

Adani pun kembali menuju kampung halamannya di Gujarat untuk membantu bisnis keluarganya yang bergerak pada produk plastik, hingga ia mendirikan Adani Power pada 1996 untuk fokus di bidang energi.

Kini perusahaan milik Adani telah berkembang menjadi enam perusahaan yakni Adani Enterprises, Adani Green Energy, Adani Ports & SEZ, Adani Power, Adani Transmission, Adani Total Gas, dan Adani Wilmar.

Sementara itu, total kekayaan bos Amazon Jeff Bezos dilaporkan merosot menjadi US$145,8 miliar berdasarkan laporan Bloomberg.

Bezos sendiri sempat menempati peringkat pertama sebagai orang terkaya di dunia, tetapi kekayaannya merosot jauh imbas perceraiannya pada 2019. Ia tergeser oleh Elon Musk pada saat itu, yang kini masih memimpin sebagai orang terkaya di dunia dengan total kekayaan sebesar US$260 miliar.