Nama Hariyanto Arbi sangat melegenda di dunia bulu tangkis Indonesia. Hari menjadi salah satu tunggal putra Indonesia yang memiliki julukan Smash 100 Watt!.

Pria bernama lengkap Michael Ludwig Hariyanto ini lahir 21 Januari 1972 di Kudus, Jawa Tengah. Hari mulai aktif bermain bulu tangkis di era 1990-an.

Lahir di lingkungan keluarga pecinta bulu tangkis, Hari mengikuti jejak kakak-kakaknya yaitu Hastomo Arbi dan Eddy Hartono, yang terlebih dahulu menggeluti olah raga tepok bulu.



Kiprah Hastomo Arbi dan Eddy Hartono yang berhasil meraih juara Piala Thomas pada 1984 menginspirasi Hari kecil. Ia sukses mengikuti jejak kedua kakanya satu dekade berselang.

Setelah Indonesia puasa gelar piala Thomas sejak 1984. Hari, yang ketika itu berusia 18 tahun masuk menjadi anggota pelatnas sejak pada 1990. Selang empat tahun kemudian, ia berhasil memupus rasa dahaga gelar bangsa Indonesia di kejuaraan bulu tangkis beregu putra tersebut.

Hari menjadi anggota tim Piala Thomas Indonesia saat merebut gelar empat kali berturut-turut, yakni pada 1994, 1996, 1998 dan 2000. Hari pun sukses mengikuti jejak Hastomo Arbi dan Eddy Hartono. Ketiganya kini lebih dikenal sebagai pahlawan bulu tangkis Indonesia.

Lebih dari itu, Hari berhasil mewujudkan mimpinya, yakni membahagiakan kedua orang tuanya yang bangga sekaligus haru melihat putra-putranya pulang ke Tanah Air dengan membuat harum nama bangsa Indonesia di kancah dunia.

Setelah pensiun dari dunia olah raga, kecintaan Hariyanto Arbi terhadap Indonesia tak luntur. Lewat usaha yang tengah digelutinya saat ini, Hari bertekad membawa nama Indonesia mendunia.

Bersama koleganya Fung Permadi, yang juga sesama mantan atlet tepok bulu, Hari mendirikan Flypower, perusahaan ritel yang memproduksi perlengkapan bulu tangkis.

Lewat Flypower, Hariyanto Arbi mendedikasikan kecintaannya terhadap Indonesia. Hal itu dibuktikan dari setiap produk Flypower yang mengusung nilai-nilai bertema Indonesia. Mulai dari khasanah budaya sampai alam di Indonesia.

Salah satu contohnya, jersey yang dipakai oleh para atlet Indonesia, yang di sponsori oleh Flypower, terdapat disain bermotif batik khas Indonesia, mulai dari batik Mega Mendung, batik Parang hingga batik Parang.

"Biasanya jersey bulu tangkis produk lain monoton, warnanya itu-itu saja. Selain menghilangkan kebosanan, tampilnya Flypower dengan disain batik juga untuk membedakan dengan produk lain. Saat di lapangan, penonton akan langsung notif bahwa atlet yang tengah berlaga merupakan atlet Indonesia karena jersey yang dipakainya. Dengan kata lain, produk Flypower sebagai penanda atau ciri," papar Hariyanto dalam perbincangannya dengan tim Bahasa Cinta, Maya Uniputty.



Disain Flypower tak cuma batik, Hariyanto Arbi juga mencorakan nama-nama gunung di Indonesia, seperti Malabar, Losari hingga Krakatau dalam disain produk Flypower.

"Disain-disain tersebut berangkat dari keinginan Flypower untuk mencirikan sekaligus memperkenalkan bahwa ini dari Indonesia. Tak cuma batik dan gunung, Flypower juga menggunakan pulau dan sungai di Indonesia dalam disainnya. Hal itu seiring dangan tagline Flypower 'Dari Indonesia Mendunia'," jelas Hariyanto.

Dedikasi pria yang dijuluki smash 100 watt ini kepada Indonesia tidak hanya berhenti di situ. Sebagai seorang pengusaha, Hari ternyata memiliki kepedulian yang tinggi untuk kemanusiaan dan cinta sesama.

Penasaran dengan apa yang dilakukan oleh Hariyanto Arbi untuk sesama? Saksikan dan cari tau selengkapnya di channel YouTube Bahasa Cinta by Agape Cinta Kasih Indonesia yang ditangkan mulai Selasa, 16 Agustus 2022 pukul 17.00 WIB.