Nikita Mirzani murka karena namanya dikaitkan dengan Ferdy Sambo, tersangka dari kasus pembunuhan Brigadir J. Berawal dari unggahan curhatnya lewat Insta-Story, banyak netizen yang berasumsi jika Nikita Mirzani memiliki hubungan dengan Ferdy Sambo.

Asumsi tersebut muncul karena adanya isu dimana saat Nikita Mirzani yang ditangkap di salah satu mal di kawasan Senayan, rupanya bersamaan dengan Ferdy Sambo terseret kasus pembunuhan Brigadir J. Kemudian Nikita Mirzani juga diketahui sempat melaporkan Polres Serang Kota ke Propam. Di mana Irjen Ferdy Sambo pada saat itu masih menjabat sebagai Kadiv Propam. Lebih lanjut, Nikita Mirzani pernah menyebut jika sosok yang mem-backing dirinya memang berinisial FS, tapi bukan Ferdy Sambo.

"Dibilang backing-an gue Ferdy Sambo-lah, FS. Ferdy Sambo kenal juga nggak, ketemu juga kagak pernah. Kalau waktu itu gue mengadukan kasus gue yang polisi Serang ke Propam karena memang harus ke Propam. Polisi untuk dilaporin itu memang ke Propam," ujar Nikita Mirzani dalam video yang diunggah di Insta-Story.

Nikita Mirzani heran namanya ikut dibawa-bawa dan dikaitkan dengan Ferdy Sambo. Nikita Mirzani menegaskan dirinya memang punya backing dengan inisial FS.

"Lah kenapa jadi gue dibawa-bawa, dibilang gue ada backingan. Eh FS itu Fitri Salhuteru. Fitri Salhuteru yang backing gue, sampai dia menutup matanya dia bakal backing gue terus. Nggak ada backing-backing yang lain selain dia, nggak ada. Selain Fitri Salhuteru backingan gue satu lagi, jin iprit tahu nggak? Itu yang suka mangkal di Tomang jinnya di bawah jembatan," tutur Nikita Mirzani.

Bintang film Comic 8 itu mengaku saat ini dirinya tengah merasa tenang-tenang saja. Dia menegaskan jangan lagi ada asumsi yang mengaitkan dirinya dengan Ferdy Sambo.

"Nggak usah pakai asumsi lo pada ya. Gue lagi tenang-tenang, nanti gue berulah lagi lo pada mencak-mencak," pungkas Nikita Mirzani.

Nikita Mirzani lalu menegaskan apa yang dia lakukan dengan melaporkan aksi Polres Serang Kota ke Propam tidak ada yang salah atau janggal. Dia merasa tidak mendapat keadilan dengan apa yang dialaminya.

Ia melapor ke Propam lantaran polisi dari Polres Serang Kota mengepung rumahnya bak teroris pada pukul 3 pagi. Pengepungan itu terjadi karena Nikita Mirzani dianggap mangkir dari panggilan penyidik atas kasus yang dilaporkan Dito Mahendra.

"Dan gue sebagai warga negara Indonesia yang tidak dapat keadilan jadi minta keadilan. Ke mana? Ya ke Propam. Memang pernah gue sebutin, 'Terima kasih Bapak Ferdi Sambo'? Nggak pernah.. Gue sebutin, 'Terima kasih bapak-bapak di Propam karena sudah menerima laporan saya.' Ternyata memang betul ada pelanggaran yang dilakukan polisi di Serang," tegas Nikita Mirzani.