Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memulai pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur, lewat proses peletakan batu pertama (groundbreaking). 

Namun ternyata alokasi anggaran pembangunan IKN Nusantara rupanya masih dihitung oleh Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati.

Hal itu diungkapkan Sri Mulyani pasca rapat bersama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (10/08/2022).

"Nanti kita akan hitung bersama Pak Bas (Basuki Hadimuljono)," kata Sri Mulyani.

Menkeu menjelaskan, dirinya sudah membahas pendanaan IKN lewat alokasi APBN 2022 bersama Menteri Basuki, kendati angkanya masih belum bisa disampaikan.

"Sudah dibahas sama Pak Basuki untuk 2022, kita lihat kelengkapan dokumen dan kemampuan untuk menyelesaikan sampai Desember," tuturnya.

Sebagai bentuk peresmian dibangunnya IKN, rencananya Presiden Jokowi akan meletakkan batu pertama. Hal itu disampaikan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Isran Noor.

Isran mengabarkan, Jokowi bakal bertolak kembali ke titik nol IKN pada pertengahan Agustus ini.

"Tetapi tanggalnya belum pasti. Bisa sebelum 17 Agustus atau sesudahnya," ujarnya kepada awak media.

Peletakan batu pertama itu, kata Isran, sebagai pertanda dibangunnya Istana Negara. Saat ditanya mengenai progres pembangunan ke depan, Isran mengaku tak memiliki wewenang melakukan pemantauan.

"Saya tidak punya kewenangan, itu ada Badan Otorita yang melaksanakan. Hanya itu informasi yang bisa saya sampaikan," jelas Isran Noor.