Berita menghilangnya Marshanda pada saat di berada di Amerika Serikat saat itu cukup menghebohkan. Berawal dari teman Marshanda, Sheila Salsabila dan David, yang mengabarkan di media sosialnya jika Marshanda menghilang. Tak lama, keluarga Marshanda pun muncul dan memberikan pernyataan berbeda soal menghilangnya Marshanda, hingga setelah tiga hari kemudian Marshanda akhirnya dikabarkan telah ditemukan.

Pada saat itu Sheila Salsabila pun mengatakan berbagai macam hal yang dilakukan Marshanda sebelum Ia dinyatakan sebagai orang hilang. Mulai dari Marshanda yang memiliki gangguan Bipolar, Ia tidak minum obat yang diresepkan, meracau sendiri di mobil, dan lain sebagainya. Sheila Salsabila pun diketahui sempat meminta maaf ke keluarga Marshanda soal pernyataannya tersebut, lewat sosial media miliknya. 

Sekembalinya ke tanah air, Marshanda pun akhirnya buka suara soal kasus dirinya yang dinyatakan hilang tersebut. Menurut Marshanda, Sheila Salsabila dan David pada saat itu panik karena Ia sulit dihubungi. Kemudian keduanya menghubungi 911 agar polisi negara bagian Amerika Serikat tersebut mencari keberadaan Marshanda.

Rupanya alasan pada saat itu Marshanda tidak dapat dihubungi adalah karena Ia sedang healing di pantai dan meninggalkan handphone di AirBnB tempatnya menginap. Lebih lanjut, setelah panggilan 911 dibuat, Marshanda tak lama ditemukan dan rupanya langsung dimasukan ke RSJ gara-gara laporan Sheila Salsabila dan David yang mengatakan bahwa Ia pengidap Bipolar yang sudah tidak minum obat selama beberapa hari.

Menurut Marshanda, semua yang disampaikan Sheila Salsabila di media sosialnya tidak benar. Salah satunya adalah tudingan yang mengatakan Marshanda sudah tidak minum obat selama tiga hari. Pernyataan itu pun dibantah Marshanda yang mengklaim dirinya tak pernah lupa jadwal minum obat.

"Iya, di luar perkiraan aku ya ternyata dia (Sheila) ngepost story dan macam-macam, di grup Telegram yang sudah banyak membernya. Terus di story dia, bahwa Caca itu sudah nggak minum obat tiga hari di mana itu nggak benar. Aku obat tuh bawa di tas yang aku tenteng, ya aku nggak pernah skip seharipun dan itu memang nggak boleh (skip)," ungkap Marshanda di studio FYP Trans 7, Selasa (09/08/2022).

Marshanda pun kemudian memberi tanggapan terhadap pernyataan adik Marshanda, Alyssa Ramadhani, dan sang ibu, Andriani Marshanda, yang menyebut saat itu kondisi Marshanda baik-baik saja. Rupanya saat itu pihak keluarga Marshanda sedang menangkis pernyataan tidak benar dari Sheila.

"Jadi mama dan Lissa itu panik sebenarnya kan dan mereka nggak bisa kontak aku langsung dan akhirnya dapat nomor KJRI konjen kedutaannya kan, mama bikin preskon untuk meredam berita yang terus menerus keluar dari si S itu yang berita itu sudah ke mana-mana banget ada yang fitnah. Ya memang kenyataan aku bipolar memang benar, tapi dia (Sheila) bilang mama suka pukulin aku, aku nggak minum obat tiga hari, kebanyakan miring bikin orang panik tanpa ada gunanya," cerita Marshanda geram.

"(Jumpa pers buat redam) Iya-iya, betul kok mama dan Lissa itu ngomong Caca memang suka jalan-jalan sendiri itu memang benar," sambung Marshanda.

Marshanda juga mengaku saat itu ibu dan adiknya bahkan berhasil menghubungi dirinya lewat kedutaan besar.

"Kayaknya bikin preskon dulu, aku nggak tahu urutan benernya. Yang tahu mamah dan Lissa sih. Kayaknya preskon dulu baru mamah dan Lissa nelepon sama aku lewat HP-nya orang kedutaan," pungkas Marshanda.