Jepang mencatat kenaikan signifikan pada kasus Corona Virus Desease atau COVID-19 harian. Rabu lalu (03/08/2022), Negeri Sakura mencatat ada 249.830 kasus baru, yang menjadi rekor terbaru gelombang corona saat ini.

Dimuat Xinhua, ini merupakan hari kedua berturut-turut, angka kasus di atas 200.000. Rekor sebelumnya, terjadi Kamis pekan lalu, dengan 233.000 kasus.

Tokyo sendiri melaporkan 38.940 kasus baru. Sementara Prefektur Osaka mencatat 24.038 kasus.

Prefektur Hyogo mencatat 11.201 kasus. Sementara Prefektur Aichi, dengan 17.778 kasus baru.

Jumlah kematian di Jepang juga tergolong tingi, di mana ada 169 pasien meninggal baru kemarin. Angka ini naik, dari sebelumnya 143, seperti yang diberitakan Nippon.com.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), Jepang memang mengalami jumlah kasus baru COVID-19 tertinggi di dunia dalam seminggu hingga 24 Juli. Di mana ada lebih dari 969.000 infeksi.

Penyebaran COVID-19 didorong varian baru Omicron, BA.5. Pemerintah baru-baru ini mengumumkan keputusannya untuk mengizinkan pemerintah daerah dari 47 prefektur negara itu mengeluarkan deklarasi mengatasi penyebaran subvarian tersebut.

Pemerintah pusat mengatakan akan mengerahkan pejabat ke prefektur untuk mengawasi tindakan pencegahan. Pemerintah juga akan bertindak sebagai petugas penghubung.

Mengutip Worldometers, saat ini ada total 585 juta kasus COVID-19 di dunia, dari awal virus menyebar. Sebanyak 556.055.026 sembuh sementara 6.428.138 meninggal.