Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional memanfaatkan kegiatan  hari bebas kendaraan bermotor (Car Free Day/CFD) untuk menyosialisasikan platform Inaexport kepada masyarakat. Sosialisasi dilaksanakan di kawasan Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, pada hari Minggu (31/7).

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Didi Sumedi menyampaikan, melalui sosialisasi ini diharapkan platform  Inaexport semakin dikenal dan dapat dimanfaatkan dengan maksimal oleh para pelaku usaha untuk mempromosikan berbagai produk unggulan Indonesia.

"Inaexport harus dapat dimanfaatkan seluas-luasnya oleh pelaku usaha, khususnya dalam mempromosikan produk ekspor Indonesia. Diharapkan platform ini dapat meningkatkan transaksi perdagangan internasional dan memberikan peningkatan pendapatan bagi pelaku usaha di Indonesia," jelas Didi.

Didi menyampaikan, Inaexport merupakan platform pelayanan satu pintu (onestop service) untuk memfasilitasi promosi produk pelaku usaha melalui media digital. Melalui platform ini, eksportir Indonesia bisa mendapatkan  informasi pelatihan dan informasi terbaru pameran dagang. 

Selain itu, eksportir berpeluang dipertemukan dengan buyer potensial dari seluruh dunia. Di sisi lain, buyer internasional dapat mengakses katalog produk dari pemasok Indonesia yang terverifikasi serta mengajukan permintaan.

“Diharapkan penggunaan platform ini menjadi momentum dalam mengakselerasikan ekonomi digital di Indonesia,” imbuh Didi.

Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor Marolop Nainggolan menambahkan, Inaexport dapat diunduh melalui Playstore maupun App Store. Selain itu, masyarakat dapat mengakses informasi lebih lanjut melalui akun sosial media Inaexport di Instagram @inaexport.id.

"Sosialisasi dilaksanakan dengan kegiatan jalan santai di sekitar Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat. Melalui sosialisasi di CFD, diharapkan masyarakat dapat lebih mengenal, mengakses, dan menyebarluaskan paltform   inaexport.id. Diharapkan juga platform ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya sehingga menciptakan eksportir baru,” pungkas Marolop