Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Indonesia Unggul, Jamiluddin Ritonga mengatakan, kehadiran sejumlah tokoh nasional dan pimpinan parpol di pernikahan putri Anies Baswedan merupakan bukti bahwa Gubernur DKI Jakarta tersebut masih jadi magnet politik.

Menurutnya, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini diterima mayoritas elit politik nasional.

"Anies masih dinilai sebagai salah satu magnet politik di tanah air. Hal itu membuat pimpinan parpol meringankan langkahnya menghadiri pernikahan putri kesayangan Anies," kata Jamiluddin Ritonga.

Ia pun mengaitkan kehadiran Surya Paloh, AHY, dan Sohibul Iman dengan peluang poros NasDem-Demokrat-PKS untuk mengusung Anies Baswedan dalam Pilpres 2024 mendatang.

Ketiga petinggi parpol ini pun disebutnya memanfaatkan momen pernikahan Mutiara untuk menunjukan kebersamaannya dengan Anies Baswedan.

"Surya Paloh, AHY, dan Sohibul Iman ingin menyampaikan pesan bahwa Anies menjadi bagian dari mereka. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan kebersamaan menuju Pilpres 2024," ujarnya.

Walau demikian, Jamiluddin seperti dikutip kompas menyebut, tak melulu kehadiran petinggi parpol dinikahan putri Anies Baswedan ini terkait Pilpres 2024.

Ia mencontohkan kehadiran Prabowo Subianto dan Cak Imin yang disebutnya hanya ingin mempererat tali silaturahmi dengan orang nomor satu di DKI itu.

Pasalnya, Gerindra dan PKB santer dikabarkan bakal berkoalisi untuk membentuk koalisi jelang Pilpres 2024 mendatang.

"Prabowo dan Cak Imin tampaknya sudah satu hati untuk berkoalisi. Mereka tidak akan mengusung Anies pada Pilpres 2024," tuturnya.

Mantan dekan FIKOM IISIP Jakarta ini juga menilai bahwa hubungan Anies Baswedan dengan hampir semua elit politik baik-baik saja. 

Konfilk justru hanya dimunculkan oleh pendukung masing-masing di media sosial. "Karena itu, sudah saatnya kampret dan cebong berdamai di dunia maya," kata dia.

Diketahui, resepsi pernikahan Mutiara Annisa Baswedan dan Ali Saleh Alhuraiby digelar di Candi Bentar Hall, Putri Duyung Cottage, Ancol, Jakarta Utara, Jumat (29/07) malam.

Beberapa di antaranya yakni Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana, Wakil Presiden Maruf Amin beserta istri.

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, Ketua Umum PKS, Sohibul Imam, Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan dan Ketum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo

Hadir juga para pejabat dan pimpinan kementerian/lembaga. Di antaranya Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman serta Ketua MPR Bambang Soesatyo,

Kemudian, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran.