Beda sikap dengan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi, Wali Kota Medan Bobby Nasution angkat bicara terkait penutupan Holywings di wilayahnya.

Bobby mengatakan, penutupan Holywings tidak boleh dilakukan hanya karena ikut-ikutan semata tanpa dasar hukum yang jelas. Namun ia menegaskan jika Holywings terbukti melakukan pelanggaran aturan di wilayahnya, maka pasti akan ditindak.

"Makanya saya sampaikan untuk penutupan ini jangan hanya karena, mohon maaf, karena suasana-suasana seperti ini, ikut-ikutan nutup tapi landasannya enggak kuat. Untuk di Medan sendiri kita mau menutup tempat usaha harus ada landasannya. Harus ada landasannya," kata Bobby, seperti dikutip dari CNNIndonesia.com. Sabtu (2/7)..

Menantu Presiden Jokowi ini menilai, penutupan Holywings di Jakarta bukan karena kasus penggunaan nama Muhammad dan Maria yang dipakai dalam promosi minuman alkohol gratis. Menurut Bobby, penutupan Holywings di Jakarta lebih karena unsur tidak memiliki sertifikat standar KBLI 56301 jenis usaha bar. 

Untuk itu, Bobby akan menyelidiki kelengkapan surat izin usaha Holywings di Medan.

"Di Medan untuk usahanya masih kita lihat perizinan nya, Secara izin usahanya masih kita cari. Masih proses (melihat izin usaha)," katanya.

Bobby Nasution tidak lupa menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi terkait pendapatnya soal wacana penutupan Holywings di Medan. 

"Terima kasih Pak Gubernur sudah menyampaikan seruan kepada kami Pemko Medan untuk menutup Holywings. Namun ini tetap ada aturannya harus kita penuhi," tegas Bobby.

Sebelumnya, Gubsu Edy Rahmayadi mendukung penutupan Holywings di Sumatera Utara. Edy merasa keberadaan Holywings sudah meresahkan karena telah membuat promosi minuman beralkohol gratis untuk Muhammad dan Maria.

"Jujur secara pribadi, saya sangat mendukung agar Holywings di Sumut supaya ditutup sajalah karena memang sudah sangat meresahkan," kata Edy Rahmayadi, Kamis (30/6).

Edy menyebut kewenangan untuk menutup tempat-tempat hiburan malam berada di tangan wali kota/bupati. Edy mengimbau para kepala daerah di Sumut, terutama Kota Medan segera menutup Holywings.

"Jadi saya mengimbau kepada kepala daerah untuk sama-sama kita atasi masalah ini, jawablah aspirasi rakyat dengan cara menutup Holywings," kata Edy.