Kasus antara Iko Uwais dengan seorang desainer interior Rudi yang mengerjakan proyek milik Iko Uwais masih bergulir. Iko Uwais sebagai terlapor telah dipanggil penyidik Polres Metro Bekasi Kota atas dugaan penganiayaan terhadap Rudi.

Aktor laga Iko Uwais diketahui sudah penuhi panggilan penyidik Polres Metro Bekasi Kota. Menurut keterangan Rahim Key selaku kuasa hukum Iko Uwais, kliennya datang ke Polres Metro Bekasi Kota pada 28 Juni 2022.

"Iko Uwais itu dipanggil secara resmi pada hari Selasa kemarin," ujar Rahim saat dikonfirmasi, Kamis (30/6/22).

Alhasil, menurut Rahim Key, pihak kepolisian tidak perlu melakukan upaya penjemputan paksa untuk menghadirkan Iko Uwais dalam pemeriksaan.

"Seperti yang saya katakan sebelumnya bahwa Iko pasti akan kooperatif," beber Rahim Key

Hanya saja, Rahim enggan menjelaskan secara rinci terkait materi pemeriksaan atas Iko Uwais. "Yang pasti pemeriksaan berjalan lancar," ucapnya.

Sebelumnya, Polres Metro Bekasi Kota kembali memanggil pada 25 Juni 2022. Namun, Iko berhalangan hadir dan meminta penundaan hingga 30 Juni 2022.

Permintaan Iko Uwais untuk menunda pemeriksaan mendapat respon dari Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan. Menurutnya, Iko Uwais bisa dijemput paksa bila terus-terusan meminta penundaan.

"Kalau tidak datang dua kali, bisa dilakukan penjemputan," tutur Zulpan pada 27 Juni 2022 lalu.

Iko Uwais sendiri sebelumnya sudah menjalani pemeriksaan di Polres Metro Bekasi Kota pada 17 Juni 2022.

Bintang laga yang kerap mondar-mandir di film Holywood tersebut dilaporkan atas dugaan penganiayaan oleh Rudi ke Polres Metro Bekasi Kota. 

Awalnya, Iko Uwais menyewa jasa Rudi untuk mengurus interior rumah baru yang sedang ia bangun. Di mana Iko sudah membayar setengah biaya yang dibutuhkan Rudi untuk proses pengerjaan interior.

Namun saat ditagih sisa pelunasan pembayaran jasa sebesar Rp 150 juta, Rudi menyebut Iko Uwais sama sekali tidak merespons. 
Sampai akhirnya, Rudi bertemu Iko Uwais pada 11 Juni 2022. Ia bersama istri diminta berhenti saat melintas di depan kediaman Iko.

Dari situ, percekcokan antara Iko Uwais dan Rudi tidak terelakan. Hingga akhirnya, Iko bersama seseorang bernama Firmansyah diduga melakukan penganiayaan terhadap Rudi.

Menjawab laporan Rudi, Iko Uwais membantah tudingan penganiayaan tersebut. Ia mengaku hanya membela diri usai Rudi menyerang Firmansyah.

Iko Uwais lantas membuat laporan balik terhadap Rudi di Polda Metro Jaya, Jakarta atas dugaan pencemaran nama baik. Suami Audy Item juga mengadukan Rudi atas dugaan penganiayaan karena menyerang dirinya dan Firmansyah lebih dulu.