Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Holding Pangan ID Food mengklaim telah mendistribusi 60 juta liter minyak goreng curah lewat pasar-pasar tradisional. 

Direktur Utama Holding Pangan ID Food Frans Marganda Tambunan mengatakan sebagai BUMN holding pangan harus menjaga ketersediaan komoditas minyak goreng. 

Untuk merealisasikannya, harus dilakukan upaya sinergi dengan Kementerian atau pemangku kepentingan demi pemerataan pendistribusian minyak goreng. 

“Saat ini ID Food Group melalui anggota holding PT Perusahaan Perdagangan Indonesia dan PT Rajawali Nusindo telah mendistribusikan hingga 60 Juta liter minyak goreng curah melalui pasar-pasar tradisional di seluruh Indonesia,” kata Frans melalui keterangan resmi, Rabu, 29 Juni 2022.

Frans menambahkan bahwa pasokan minyak goreng terus didistribusikan melalui beberapa skema. Pertama skema makro secara reguler melalui pendistribusian ke pasar-pasar Tradisional, skema lainnya adalah pendistribusian melalui platform digital Warung Pangan dalam mendistribusikan migor rakyat.

Menurutnya, transaksi minyak goreng melalui aplikasi Warung Pangan yang sejak launching awal Mei lalu terus mengalami perkembangan. Dia pun menyambut baik adanya perubahan sistem penjualan dan pembelian minyak goreng curah rakyat dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk mendapatkan migor curah rakyat yang digagas Menko bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Dengan menyinergikan aplikasi PeduliLindungi dengan platform Warung Pangan dapat memudahkan Penjual dalam mendata pembelian migor dan juga memudahkan pembeli mendapatkan minyak goreng, sinergi aplikasi ini terus dikoordinasikan dengan Kementerian Perdagangan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi, serta stakeholders terkait lainnya. 

“ID FOOD akan uji coba sinergi dengan aplikasi PeduliLindungi, misalnya saat membeli minyak goreng melalui aplikasi Warung Pangan terintegrasi juga dengan aplikasi PeduliLindungi,” ujarnya.

Sementara itu, dilansir bisnis.com, Direktur Supply Chain Management dan Teknologi Informasi Holding Pangan ID Food Adhi Cahyono Nugroho memerinci bahwa alur pembeliannya, masyarakat dapat membeli minyak goreng dengan menunjukkan scan QR Code aplikasi PeduliLindungi ke pengecer atau pemilik Warung yang telah bermitra dengan Warung Pangan. 

“Dengan sinergi aplikasi tersebut juga meminimalisir potensi kecurangan ataupun penimbunan minyak goreng,” paparnya. 

Dari aspek Komersial, Direktur Komersial Holding Pangan ID Food Ardiansyah Chaniago menambahkan bahwa integrasi antara Aplikasi Warung Pangan dengan aplikasi PeduliLindungi mulai disosialisasikan, mekanismenya nanti para pengecer ataupun pedagang yang telah bermitra dengan Warung Pangan akan dilengkapi QR Code Aplikasi PeduliLindungi sehingga pembeli yang datang ke warung pangan dapat scan QR Code tersebut dengan mudah.

Ardiansyah menambahkan bahwa transaksi minyak goreng melalui aplikasi digital Warung Pangan (WP) saat ini telah terdistribusi hingga 287.490 liter melalui mitra - mitra WP yang teregistrasi sebanyak 4.014 Warung di 16 Provinsi, 77 Kota, 476 Kecamatan, 923 Kelurahan. 

Seperti diketahui, ID Food Group dipercaya Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan sebagai distributor atau PUJLE (Pelaku Usaha Jasa dan Logistik Eceran) dalam mendistribusikan minyak goreng curah rakyat, karena memiliki aplikasi digital Warung Pangan yang dikelola PT Perusahaan Perdagangan Indonesia.