Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra bakal menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) paling lambat pada Agustus mendatang.

Agenda besar Rakernas adalah meminta jawaban Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto terkait kesiapannya menjadi calon presiden di Pilpres 2024.

"Kita akan meminta jawaban dari Pak Prabowo untuk meminta kesiapan maju dari Gerindra," kata Ketua DPP Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad di DPR, Jakarta, Rabu, 29 Juni 2022.

Menurut Dasco, sejauh ini kader di berbagai daerah ingin Prabowo kembali menjadi calon presiden. Terlebih, Prabowo masih memiliki elektabilitas yang tinggi merujuk dari hasil survei.

Pimpinan Gerindra sudah bertemu dengan sejumlah petinggi partai politik lainnya. Misalnya, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.

Sekjen Gerindra Ahmad Muzani juga pernah meminta semua kader untuk merapatkan barisan. Menurut dia, Gerindra hanya tengah menunggu hari baik untuk menetapkan Prabowo dideklarasikan sebagai capres partainya.

"Kami sedang mencari waktu yang tepat, tempat yang pas untuk kapan Prabowo Subianto kita deklarasikan sebagai calon presiden yang diusung oleh partai Gerindra, dalam bulan-bulan ke depan kami akan segera mendeklarasikan," kata dia awal Juni lalu.

Sementara itu, Prabowo pernah menyampaikan bahwa capres dari Gerindra tak harus dirinya. Hal itu ia sampaikan sampaikan saat bertandang ke markas Nasdem awal Juni lalu.

Menurutnya seorang capres harus memiliki komitmen serta setia kepada Pancasila dan Undang-undang Dasar (UUD) 1945. Selain itu juga harus berpengalaman.

"Ya, enggak harus Prabowo. Siapa saja," kata Prabowo kepada wartawan.