Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir dinilai memiliki gaya komunikasi merangkul masyarakat. Gayanya tersebut membuat Erick menjadi calon wakil presiden (cawapres) terkuat di Jawa Timur (Jatim) berdasarkan hasil survei terbaru dari Poltracking Indonesia.

Hal itu diungkapkan pengamat politik, Surokim Abdussalam. Menurutnya, orang nomor satu di Kementerian BUMN itu  pintar menyesuaikan ketika hadir di tengah-tengah masyarakat.

Baik elemen masyarakat grassroot atau akar rumput, maupun elemen elite. "Hari-hari ini model komunikasi membersamai begitu yang paling disenangi publik," kata Surokim.

Selain itu Peneliti Senior Surabaya Survei Center (SSC) ini menilai, Erick Thohir juga sosok pemimpin yang cerdas, sederhana dan merakyat. Maka dari itu, Eks Presiden Inter Milan itu mampu masuk ke semua golongan masyarakat.

"Personalnya cerdas, humble, masih muda dan komunikatif. Beliau mau menyapa banyak kalangan dan mau merangkul," ujar Surokim.

Faktor lain yang membuat Erick Thohir begitu dicintai masyarakat adalah karena kinerjanya di BUMN. Menurut Surokim, sosok seperti Erick Thohir adalah figur pemimpin yang banyak diinginkan publik.

"Tentu ada faktor lainnya yang juga kontributif kinerja, prestasi, modal juga bisa menjadi pelengkap," ucapnya.

"Kian hari kriteria pemimpin nasional kian banyak yang diinginkan publik dan semakin banyak yang harus dipenuhi kandidat. Jadi kian banyak yang dimiliki tentu akan kian kompetitif dan memiliki daya saing," katanya.

Berdasarkan data survei terbaru dari Poltracking Indonesia di wilayah Jatim, Erick Thohir menjadi sosok pemimpin yang paling diinginkan masyarakat menjadi cawapres Indonesia ke depannya.

Ketum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) tersebut digdaya dengan elektabilitas sebesar 14.2%. Angka tersebut unggul dari para pesaingnya yang sudah lama berada di peta perpolitikan nasional seperti Ketum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono dan Ketua DPR RI, Puan Maharani.