Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membuka peluang mengusung tokoh eksternal sebagai calon presiden (Capres) di 2024. Salah satunya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto seperti pada 2014 dan 2019.

"jadi semua calon yang ada di PKS, masuk semua. Apalagi dengan Prabowo kita punya jam terbang dan pengalaman, tinggal lanjutkan saja enggak ada hambatan," kata Sekjen PKS Habib Aboe Bakar Alhabsy saat konferensi pers, di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Selasa (21/6).

Meski begitu, kata Habib Aboe, yang berhak untuk menentukan siapa calon akan diusung PKS menjadi kewenangan Majelis Syuro. Sebab, dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) yang digelar PKS selama dua hari hanya mempersiapkan kriteria calon yang akan diusung.

"Cuma ini keputusan memang bukan wewenang kami, kecuali anggota Majelis Syuro. Kami yang menyiapkan dapurnya, menyiapkan bumbunya, siapa orang-orangnya pada waktu yang sama, kita yang sudah bekerja ini yang berpendekatan begitu. Nanti di Majelis Syuro baru masuk," paparnya.

Ia pun menegaskan, dari nama-nama yang sudah muncul di publik seperti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hingga Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) masuk dalam radar pengusungan PKS.

"Cuma kadarnya. bisa dimaklumi ya, kadar kelasnya itu yang lebih tinggi yang lebih rendah nanti kita liat," ungkap Habib Aboe.