Survei Litbang Kompas pada periode Juni 2022 ini menunjukkan mayoritas publik, yaitu sebanyak 64,5 persen, tidak puas dengan kinerja pemerintah dalam mengendalikan harga barang dan jasa. Nah, Presiden Jokowi harus cepat turun tangan.

Survei memaparkan ketidakpuasan tertinggi berikutnya terkait kinerja pemerintah yaitu dalam penyediaan lapangan kerja atau mengurangi pengangguran sebesar 54,2 persen.

Sementara itu secara umum tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin di bidang perekonomian hanya sebesar 50,5 persen.

Kemudian, dikutip dari Harian Kompas, Senin (20/6), pada bidang politik dan keamanan 73,1 persen, penegakan hukum 57,5 persen, dan kesejahteraan sosial 73,4 persen.

Secara keseluruhan, total kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah yaitu 67,1 persen. Tingkat kepuasan publik ini menurun jika dibandingkan survei pada Januari 2022 yang berada di angka 73,9 persen.

Survei Litbang Kompas ini dilaksanakan pada 26 Mei hingga 4 Juni 2022. Sebanyak 1.200 responden dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi.

Tingkat kepercayaan survei 95 persen, margin of error penelitian sekitar 2,8 persen.

Sementara itu, berdasarkan survei Charta Politika, sebanyak 68,4 persen publik puas dengan kinerja Jokowi-Ma'ruf.

Menurut survei yang diselenggarakan pada 25 Mei-2 Juni 2022 itu, kepuasan publik terhadap Jokowi-Ma'ruf meningkat jika dibandingkan pada April 2022 yang ada di angka 62,9 persen.