Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo masuk dalam daftar bakal calon presiden (bacapres) 2024 Partai NasDem. Selain nama politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu, NasDem juga merekomendasikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa.

Merespons itu, Ganjar pada Minggu kemarin menegaskan bahwa dirinya saat ini sebagai kader PDIP. Ia enggan menanggapi terkait capres tersebut. "Opo meneh, wong aku PDIP kok," katanya.

Ganjar menegaskan bahwa urusan calon presiden 2024 ada ditengan ketua umum Megawati Soekarnoputri. "Capres aja yang ditanyak. Udah jelas PDIP berkali-kali, Bu Mega urusannya," tegas Ganjar.

Soal rekomendasi dari Partai NasDem,  anggota Komisi XI DPR dari Fraksi PDIP, Masinton Pasaribu memberi pesan ke Ganjar. Masinton memgingatkan, sebagai kader partai banteng tegak lurus wajib masuk ke dalam barisan.

"Kalau masalah umpama dukung-mendukung ya sepanjang PDI Perjuangan belum mencalonkan, PDIP selalu BTL (Banteng Tegak Lurus). Sepanjang belom diputuskan melalui mekanisme partai, belum ada yang, semuanya tegak lurus aja ya menunggu keputusan dari organisasi partai," kata Masinton saat diskusi Total Politik di Kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Minggu.

Masinton menekankan kader harus menunjukan kedisiplinan berorganisasi yaitu dengan bersikap banteng tegak lurus. "Kalau ditanya, jangankan tanya ke saya, tanya kader lain itu (BTL) pasti kedisiplinan dalam berorganisasi," ucapnya.

Lebih lanjut, Masinton berpesan agar Ganjar harus dalam barisan PDI Perjuangan. Sebab, kader banteng wajib untuk tegak lurus, tidak 'kemajon' atau melewati batas. "Ya wajib BTL (Ganjar) Banteng Tegak Lurus ya harus di dalam barisan," tambahnya.