Direktur Jenderal (Dirjen) Centre On Integrated Rural Development For Asia and Pacific (CIRDAP) Cherdsak Virapat mengunjungi Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Rabu (15/6/2022). Dalam kunjungan ini Cherdsak sangat mengapresiasi atas kemajuan desa di Yogyakarta. 

Cherdsak berkesempatan mengunjungi Kampung Mataraman, Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon, dan Desa Srimulyo, Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul. 

Kunjungan pertama Cherdsak melihat pengelolaan Kampung Mataraman, di mana salah satu keunggulannya adalah tempat wisata kuliner, dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Cherdsak merasa bangga dan senang karena Indonesia bisa menjadikan desa mandiri. 

"Saya sangat senang dan bangga, desa-desa di Indonesia bisa menjadi desa mandiri," ujar Cherdsak.

"Contoh yang saya datangi ini, bisa membangun desa melalui BUMDES, di mana pengelolaan keuangan dan juga pengembangan industri, bisa untuk masyarakat desa. Ini sangat bagus menjadi contoh untuk desa-desa di negara anggota Cirdap," tambah Cherdsak. 

Cherdsak menambahkan "BUMDES" harus mempunyai inovasi dan menciptakan produk-produk unggulan asal desa setempat, dan dipasarkan melalui e-commerce, agar bisa menjadi nilai tambah bagi pengembangan ekonomi desa.

Setelah melihat dan makan siang di Kampung Mataraman, Cherdsak melanjutkan perjalanan ke Desa Srimulyo. Kedatangan Cherdsak disambut meriah oleh Pemerintah Desa (Pemdes) dan masyarakat Srimulyo. 

Pemdes Srimulyo menampilkan tarian budaya maupun gamelan khas Srimulyo serta menunjukkan berbagai capaian Desa Srimulyo dengan 'One Padukuhan One Produk'. 

Cherdsak juga turut melihat ruangan kerja Desa Srimulyo. Ia merasa sangat berkesan apa yang telah dikerjakan oleh Desa Srimulyo. 

"Saya sangat terkesan dengan budaya tradisional dan upacara yang meriah, penyambutan luar biasa dan mengapresiasi kerja keras teman-teman pemerintah Desa Srimulyo," kata Cherdsak. 

Cherdsak mengatakan Desa Srimulyo bisa menjadi percontohan desa di negara CIRDAP. Ia sangat mengagumi peran Pemdes Srimulyo karena perempuan di Desa Srimulyo sangat diberikan peran. 

Ia berharap Desa Srimulyo ke depan tambah maju, dan dengan berakhirnya Covid-19 mengajarkan desa menjadi lebih sigap. 

"Covid-19 mudah-mudahan akan berakhir, Covid-19 memberilan pelajaran kita untuk lebih sigap. Selain itu, Ia mengingatkan untuk membangun kesigapan terhadap bencana yang munkin akan terjadi," kata Cherdsak. 

Dalam kunjungan ke DIY, Cherdsak turut didampingi Kepala Biro Tapem Sekretariat DIY, Hari Edi Wahyu Nugroho, Kepala Balai Pemdes Yogyakarta Ari Sumartana,  Kepala Balai Pemdes Lampung Irsan dan Kepala Desa Srimulyo Wajiran.