Dan, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) mulai mengoperasikan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap di pabriknya yang berlokasi di Semarang, Jawa Tengah. 

Hasil kolaborasi Sido Muncul dengan SUN Energy ini, menurut Direktur Utama Sido Muncul, David Hidayat, merupakan salah satu upaya perseroan untuk meningkatkan bauran EBT. Dalam aktivitas produksi, serta mencapai target pengurangan emisi karbon.

"Kami yakin penggunaan energi terbarukan merupakan solusi yang tepat dan yang pasti mendukung terwujudnya masa depan rendah karbon," ujarnya dalam video yang diunggah SUN Energy, dikutip Selasa (14/6/2022).

David mengatakan, Sido Muncul telah mengupayakan peningkatan bauran energi terbarukan sejak 2021, di samping penggunaan ampas jamu sisa produksi untuk biomassa.

Menurutnya, inisiatif ini akan meningkatkan bauran energi terbarukan yang SIDO gunakan, di samping penggunaan biomassa ampas jamu yang kami pakai sebagai bahan bakar dan sekaligus mengurangi emisi yang dihasilkan dari aktivitas operasional.

Dengan beroperasinya panel surya di pabrik Semarang, 40 persen dari konsumsi energi yang dipakai dalam proses produksi maupun fasilitas pendukung telah menggunakan energi terbarukan.

Instalasi tenaga surya berkapasitas 2 Mwp yang dilakukan SUN Energy di pabrik Sido Muncul meningkatkan proporsi penggunaan energi terbarukan sebesar 18 persen dan meningkatkan efisiensi energi pada aktivitas operasional pabrik.

Sebelumnya, pembangunan PLTS atap tersebut menelan investasi US$2 juta dengan skema pembiayaan performance base rental. 

Dengan skema pembiayaan ini, 25 tahun operasional dan perawatan panel surya menjadi tanggung jawab SUN Energy dan setelahnya akan diserahkan ke Sido Muncul.