Pasar aset kripto tampak berkabut pada pagi ini, Selasa (14/6/2022). Melansir Coinmarketcap, 9 dari 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar bergerak di zona merah dalam 24 jam terakhir.

Nilai mata uang kripto paling redup adalah Ethereum (ETH) yang terjun 18,06 persen menjadi 1.196 dollar AS setara dengan Rp 17,5 juta (kurs Rp 14.682 per dollar AS). Dogecoin (DOGE) ambles 17,6 persen menjadi 0,05 dollar AS atau Rp 734, dan bitcoin (BTC) turun 15,8 persen menjadi 22.754 dollar AS atau Rp 334 juta.

Kemudian Binance Exchange (BNB) melorot 14,6 persen menjadi 220,4 dollar AS. Kemudian, Solana (SOL) yang merosot 13,13 persen di level 27,27 dollar AS, dan XRP pada posisi 0,3 dollar AS atau melemah 11,8 persen.

Kemudian, Cardano atau ADA juga turun 11,04 persen dan diperdagangkan pada level 0,45 dollar AS. Selanjutnya, Polkadot (DOT) juga melemah sebesar 9,08 persen menjadi 6,9 dollar AS. Pagi ini Tether (USDT) turun 0,03 persen pada posisi 0,9 dollar AS, sementara USD Coin (USDC) naik 0,02 persen menjadi 1 dollar AS.

Sebagai informasi, USDT dan USDC merupakan mata uang kripto golongan stable coin atau jenis mata uang kripto yang dibuat untuk menawarkan harga yang stabil terhadap dollar AS.

Adapun kapitalisasi pasar kripto secara global yakni 945,8 miliar dollar AS atau turun 13,37 persen dalam 24 jam terakhir. Sementara volume pasar kripto naik 81,9 persen menjadi 149,56 miliar dalam 24 jam terakhir, dan stablecoin berada pada posisi 133,1 miliar dollar AS yang mewakili 88,9 persen dari total pasar kripto.

Mengutip CNBC, aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar, yakni bitcoin jatuh di bawah 24.000 dollar pada hari Senin dan mencapai level terendah sejak 2020. Penurunan ini terjadi karena investor berada pada mode risk off atau menghindari risiko.