Saat memberikan sambutan dalam acara Sumateranomic di Medan, Senin (6/6/22) kemarin, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi mengomentari soal invasi Rusia ke Ukraina. Dalam kesempatan tersebut, Edy berandai-andai tentang apa yang akan dia lakukan jika menjadi Presiden Rusia seperti Vladimir Putin.

"Saya katakan, kalau saya yang Putin, sudah tiga tahun lalu Ukraina itu saya serang. Ada negara kecil yang mengganggu stabilitas negara besar," kata Edy dalam sambutannya seperti dilansir detikSumut, Senin (6/6).

Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak, menganggap pernyataan Gubernur Edy Rahmayadi soal invasi Rusia ke Ukraina tak pantas dilontarkan.

"Mohon maaf, Pak Edy Rahmayadi sebagai gubernur, pejabat publik. Pernyataan seperti ini sangat tak pantas dan tak perlu," kata Dahnil seperti dikutip dari akun twitter pribadinya @Dahnilanzar. Selasa (7/6/2022).

Dahnil lantas mengingatkan Gubsu Edy bahwa sikap Indonesia terkait situasi dan kondisi dunia sudah jelas. Mantan Ketua PP Pemuda Muhammadiyah itu menekankan Indonesia harus terlibat menjaga perdamaian dunia.

"Sikap Indonesia terang, terlibat menjaga perdamaian dunia sesuai amanat konstitusi kita," ucap Dahnil.