Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir berkesempatan bertemu sejumlah mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Harvard dan Massachussets Institute and Technology (MIT), Amerika Serikat.

Pertemuan antara Erick dan mahasiswa Indonesia tersebut bertajuk "Sharing Session with Erick Thohir". Dalam kesempatan itu, Erick menyebut bahwa para mahasiswa itu merupakan New Blood-nya Indonesia. Generasi muda yang akan memimpin Indonesia ke depan.

"Sebuah kehormatan berdiskusi dengan pelajar-pelajar hebat. Bisa dibilang “new blood” nya Indonesia," ujar Erick Thohir dikutip dari akun Instagram @erickthohir.

Dalam kesempatan yang sama, Erick menekankan pentingnya membuat ekosistem dan pemerataan ekonomi. Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) itu berpesan generasi muda menjadi salah satu kunci kemajuan ekonomi dengan menjawab segala dinamika yang terjadi.

Erick mengatakan di tangan para pemudanya bangsa Indonesia ini akan diarahkan ke mana. "Dengan segala perubahan yang terjadi, ekonomi maju harus terwujud. Indonesia mau dibawa ke mana, ada di tangan mereka, dan kalian semua generasi muda," katanya.

Ekonomi yang kuat, kata dia, akan menjadi jawaban terbaik untuk memerangi isu-isu politik identitas yang sering dijual sebagai dagangan menjelang pemilihan umum, seperti isu perbedaan isu kesenjangan.

Karena itu, menurut dia, hal paling utama saat ini berbicara tentang ekonomi sebelum berbicara tentang politik. Jangan sampai dibalik karena kalau dibalik maka yang akan lahir adalah kesenjangan dan perbedaan.

"Jangan bicara politik terus. Kita harus bicara ekonomi. Ekonomi menjadi kekuatan kita, baru bicara politik," kata Erick.

Menurut Erick Thohir, terlalu banyak berbicara politik, tetapi mengabaikan ekonomi hanya akan menimbulkan keamburadulan. Setelah itu muncul kesenjangan.

Masalah semakin rumit karena  kesenjangan dan perbedaan lalu menjadi dagangan politik. "Kalau ekonominya baik, isu-isu itu akan menurun," katanya.

Karena itu, salah satu cara mencegahnya dengan membangun ekonomi yang kuat terlebih dulu. Indonesia sangat beruntung karena prospek pertumbuhan ekonominya cukup stabil hingga 2045.

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia secara konsisten sebesar 5%. Dengan begitu, pada 2045 Indonesia akan menjadi negara dengan ekonomi terbesar nomor empat di dunia," ucap Erick.

"Itulah kenapa, saya sering datang ke kampus-kampus dan saya juga bicara ke milenial di BUMN. Ini yang saya tantang bahwa kita harus berani mentransformasi kultur kita, pemikiran kita. Dengan apa? yang namanya New Blood. Saya bertanggung jawab, membangun ekosistemnya," katanya.