Ketua PP GP Ansor, Sumantri Suwarno mengapresiasi kinerja Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Dia menilai, Erick Thohir telah berhasil melakukan banyak perubahan, di antaranya terkait terealisasinya program transformasi BUMN dan peran besar perusahaan pelat merah saat Indonesia berhadapan dengan pandemi Corona Virus Desease 2019 atau COVID-19 sejak awal 2020. 

"Saya lihat di media sosial dan media massa Pak Erick tiap hari bergerak. Tadi saya ketemu dengan salah satu pejabat BUMN. Saya tanya itu Pak Erick itu gak punya capek? Direksi BUMN aja capek sekali. Terakhir saya melihat ada di acara minyak goreng di Bandung," kata Sumantri, Senin (23/05/2022). 

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini mencatat, Erick Thohir berperan besar atas penanganan pandemi COVID-19. Dia pun mengatakan, masyarakat patut berbangga karena Indonesia menjadi salah satu negara yang cukup berhasil mengatasi krisis kesehatan dan ekonomi akibat COVID-19.

Keberhasilan ini merupakan buah dari kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan pihak terkait, termasuk GP Ansor. Sumantri mengutarakan apresiasi kepada mantan Presiden Inter Milan tersebut, karena telah memberikan dukungan penuh dalam menangani pandemi COVID-19.

"Kalau kita lihat penanganan COVID-19 dari sisi kesehatan maupun ekonomi, pada titik hari ini kita boleh berbangga bahwa Indonesia menjadi salah satu negara yang cukup berhasil. Tentunya, kerjasama antara pemerintah dan masyarakat, salah satunya kami di Ansor Pak, sangat aktif terlibat di awal. Terima kasih atas dukungan Erick selama ini," katanya.

Pujian dan apresiasi yang diberikan Sumantri Suwarno menjadi sinyal positif dukungannya agar Erick Thohir bisa berlaga sebagai Calon Presiden di Pilpres 2024 mendatang?

Pakar komunikasi Politik dari Universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing menilai apresiasi Sumantri kepada Erick Thohir bukanlah pujian kosong, tapi kuat dan beralasan. 

Dia tak menafikan adanya dukungan politik agar Erick Thohir maju sebagai calon presiden. Dukungan tersebut sejalan dengan keberhasilan Erick Thohir memimpin Kementerian BUMN dan perseroan negara. 

"Alasannya, pertama bahwa Erick Thohir mampu melakukan efisiensi di BUMN, termasuk me-merger sejumlah BUMN. Dengan peleburan tersebut berarti produktivitas bisa meningkat dan efisiensi tentu. Kedua, di bawah kepemimpinan Erick Thohir, saya pikir Menteri BUMN ini memiliki kepemimpinan yang tegas untuk menata Kementerian BUMN," kata Emrus.

Transformasi BUMN, lanjut Emrus, menjadi bukti nyata keberhasilan Erick Thohir. Bukti ini menjadi modal besar bagi dia memperoleh dukungan politik dari sejumlah pihak, termasuk PDIP.