Pengacara ternama Hotman Paris Hutapea yang sedang berseteru dengan mantan asisten pribadinya, Iqlima Kim, menantang untuk buka-bukaan mengenai adanya dugaan pelecehan seksual yang dituduhkan kepada dirinya.

Menanggapi tantangan tersebut, Razman Arif Nasution selaku kuasa hukum Iqlima Kim, tidak tinggal diam. Saat ditemui di Kementerian PPPA, pada hari Kamis (12/05/2022),  Razman Arif Nasution menganggap pernyataan Hotman Paris tersebut ngawur.

"Kalau tidak salah tadi pagi di Silet RCTI Hotman mengatakan bahwa menantang kami untuk buka-bukaan di depan Kementerian PPPA dan juga wartawan. Ini ngomongnya ngawur," ujar Razman Arif Nasution.

Menurut Razman Arif Nasution, hal yang bersifat pribadi tidak mungkin diungkapkan di depan media begitu saja.

"Mana mungkin yang private kita omongkan di depan media," sambung Razman Arif Nasution.

Lebih lanjut, Razman Arif Nasution memberikan syarat kepada Hotman Paris jika ingin buka-bukaan dengan Iqlima Kim. Syarat tersebut di antaranya adalah harus dilakukan di Kementerian PPPA dengan lie detector, serta harus dihadirkan ahli gestur, ahli bahasa, dan penegak hukum.

"Makanya saya berpikir, kalau kau Hotman mau buka-bukaan, tempatnya boleh kami tantang, tapi harus ada, Kementerian PPA, harus ada lie detector, harus ada ahli gestur, harus ada ahli bahasa dan pihak penegak hukum," tutur Razman Arif Nasution.

Jika ingin buka-bukaan, Razman Arif Nasution meminta jangan ada wartawan yang hadir. Menurutnya, hal yang bersifat pribadi seperti ini bukan merupakan konsumsi publik.

"Kita tantang tawaranmu itu, tapi tidak ada pihak wartawan karena akan terpublish semua, kita tidak mau itu," pungkas Razman Arif Nasution.