Partai Gerindra diam-diam tengah mencari Cawapres untuk mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres 2024. Figur cawapres yang dicari adalah sosok yang bisa membantu pemenangan di wilayah Jawa Timur atau Jawa Tengah.

Wasekjen DPP Gerindra Andy Rahmat Wijaya mengatakan, pertimbangan ini lantaran Gerindra dan Prabowo kalah di dua provinsi tersebut pada Pilpres 2019 lalu.

"Tentunya yang melengkapi dengan pak Prabowo. Yang bisa mengisi basis Jateng atau Jatim layak dipertimbangkan," kata Andy kepada merdeka.com, Rabu (11/5).

Meski begitu, Gerindra tidak memberikan batasan sosok cawapres tersebut harus dari partai atau nonpartai. Setiap tokoh potensial akan ditampung dan dikaji Gerindra.

"Bebas, bisa orang partai atau nonpartai," ujar Andy.

Ditanya terkait nama-nama yang beredar di lembaga survei sebagai Cawapres unggulan, Andy mengatakan semua tokoh yang muncul masih punya peluang yang sama.

"Setiap kandidat masih memiliki peluang, baik Mbak Puan, Mas Ganjar, Bu Khofifah, bahkan Sandi Uno ataupun Erick Thohir," kata Andy.

Dia menambahkan, keputusan terkait Pilpres 2024, baik capres atau cawapres berada di tangan Prabowo. Sebab, Kongres Gerindra mengamanatkan Prabowo untuk menentukan sikap politik Gerindra di 2024.

"Pak Prabowo diberikan mandat untuk menentukan. Tunggu saja," tutup dia.

Partai Gerindra sudah menampung nama-nama calon wakil presiden yang akan dipasangkan dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Nama cawapres tersebut diusulkan oleh pengurus Gerindra di daerah mendengarkan aspirasi masyarakat.

"Sudah mulai banyak juga bermunculan dari temen-temen dewan pimpinan cabang yang mengambil aspirasi dari bawah tentang beberapa nama yang diusulkan kepada DPP Gerindra untuk menjadi cawapres Prabowo dalam Pilpres 2024," kata Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/5).

Namun Dasco enggan membeberkan siapa saja tokoh yang telah ditampung oleh DPP Gerindra. Ia masih merahasiakan siapa saja tokoh tersebut, apakah termasuk Ketua DPR RI Puan Maharani atau nama populer di survei seperti Ganjar Pranowo.

"Nama-nama masih rahasia," ucapnya.

Akan tetapi, Dasco bilang, nama yang telah ditampung oleh DPP Gerindra akan dibicarakan dalam forum resmi di internal.

"Namun nama-nama tersebut masih kami tampung untuk kemudian nanti kita akan bicarakan dalam forum yg memang sesuai AD/ART akan membahas soal itu," kata Wakil Ketua DPR RI ini.