Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS). Emiten jasa angkutan laut ini dimiliki Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto.

Penghentian sementara perdagangan saham tersebut karena terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan di saham Humpuss Intermoda. Dalam pengumuman yang disampaikan otoritas bursa, suspensi saham emiten bersandi HITS tersebut dilakukan dalam rangka cooling down.

"Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham Humpuss Intermoda pada perdagangan 5 April 2022," ungkap BEI, Senin (4/4), dalam pengumumannya.

Penghentian sementara perdagangan Saham HITS tersebut dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya.

Seperti dikutip katadata.co.id, berdasarkan data perdagangan BEI, harga saham Humpuss Intermoda dalam sepekan terakhir ini terpantau menguat 39,23%. Adapun, sejak awal tahun, sahamnya melompat 135,68% ke level Rp 905 per saham dengan nilai kapitalisasi pasar Rp 6,43 triliun.

Komposisi pemegang saham sampai dengan efektif 28 Februari 2022, perusahaan kapal ini dikendalikan oleh Tommy Soeharto dengan kepemilikan saham sebesar 10,40%.

Selanjutnya, PT Humpuss menguasai sebesar 45,52% saham. PT Menara Cakra Buana juga tercatat memiilki 32,84% saham. Sedangkan, pemegang saham publik tercatat menguasai 7,53% saham. Sisanya adalah saham treasuri sebanyak 3,71%.

Mengacu publikasi di situs resmi perusahaan, HITS bergerak di bisnis angkutan perairan dan distribusi energi. Perusahaan pertama kali mencatatkan saham di BEI pada 15 Desember 1997.

Sejak 2018, HITS bertransformasi dengan mengelola delapan segmen usaha, antara lain, angkutan LNG, angkutan petrokimia, angkutan minyak, kapal penunjang kegiatan lepas pantai, manajemen pengelolaan kapal,  marine support, pengerukan serta pengelolaan dan pengembangan awak kapal.

HITS memiliki wilayah kerja di perairan domestik Indonesia yang dioperasikan dan dikelola anak perusahaan, dengan 34 kapal dan 1.659 awak kapal.